Usai Pertemuan Bupati dan Dirjen Pehubungan Darat, Gunungkidul Akan Digelontor Dana Belasan Miliar dari Pusat

  • Bagikan
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta melakukan pertemuan dengan Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi

Jakarta,(lensamedia.co)–Kamis (24/06/2021) siang tadi, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta melakukan pertemuan dengan Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi di Kantor Kemenhub, Jakarta. Pertemuan tersebut tak lain untuk menanyakan progres pengajuan anggaran revitalisasi terminal tipe A oleh Pemkab Gunungkidul yang telah diusulkan beberapa waktu lalu.

“Salah satu fokus pembahasan terkait dengan revitalisasi terminal Tipe A Gunungkidul dan penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Terminal Dhaksinarga Wonosari,” kata Bupati Gunungkidul, Sunaryanta.

Ia mengatakan, pada tahun ini Kemenhub akan menggelontorkan dana untuk pembangunan sarana MPP kurang lebih sebesar 12,5 milyar. Kendati begitu, dari Kemenhub menyatakan kesiapannya pencairan dana sebesar Rp 10 miliar dan sisanya di tahun depan.

“Tadi dari Kemenhub menyatakan akan mengusahakan pada tahun ini cair semua,” kata Sunaryanta.

Anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk memperlancar rencana pemerintah dalam perluasan dan akses sarana prasarana yang lebih memadahi di MPP ini. Adapun dalam perencanaannya  untuk pembangunan travelator atau eskalator flat dan sarana prasarana.

Sunaryanta menambahkan, MPP sementara yang ada ini baru membuka unit layanan  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, BKAD, Dinas Sosial dan DPMPT. Mayoritas adalah mengurus dokumen administrasi dan kependudukan, kemudian layanan dinas sosial.

“Ke depan akan kami kembangkan lagi. Sudah ada cek lokasi yang dilakukan oleh BPD, BDG, PDAM, dan Polres sudah menyatakan bergabung,” imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Dukcapil Gunungkidul, Markus Tri Munarja mengatakan layanan dokumen kependudukan di MPP cukup tinggi setiap bulannya. Selain itu, di sana juga ada berbagai terobosan layanan yang diberikan untuk memudahkan masyarakat.

“Iya kita buka layanan di MPP, kantor Dukcapil, Kalurahan, Kapanewon, dan ada upaya jemput bola juga,” ujar Markus.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: