u6Dacb.md.jpg

Tim SAR Baron Temukan Mayat Tanpa Kepala di Pantai Ngluwen

  • Bagikan
Petugas melakukan evakuasi

Saptosari,(lensamedia.co)–Tim SAR Satlinmas Wilayah II Pantai Baron melakukan evakuasi terhadap mayat seorang laki-laki di kawasan Pantai Ngluwen, Kapanewon Saptosari, Sabtu (12/06/2021) dini hari. Saat ditemukan, kondisi tubuh sudah tidak utuh lagi tersebut diduga merupakan korban laka laut pada 30 Mei lalu.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II, Surisdiyanto mengatakan, peristiwa penemuan tersebut bermula adanya laporan dari Dukuh Bedalo, Kalurahan Krambilsawit, Kapanewon Saptosari yang melihat sosok mencurigakan di bebatuan sekitar pantai Ngluwen. Mendapat laporan tersebut pihaknya kemudian bergegas ke lokasi kejadian.

“Sekitar pukul 19.00 WIB kita mendapat informasi kemudian kita menuju lokasi,” ucap Suris, Sabtu pagi.

Dirinya menambahkan, sesmpainya di lokasi pihaknya belum dapat melakukan evakuasi lantaran terhambat gelombang pasang. Baru pada pukul 01.30 WIB dini hari tadi, petugas berhasil mendekat ke objek yang dicurigai merupakan mayat tersebut.

Lokasi korban ditemukan berada diantara bebatuan karang

“Adapun kendala yang kami hadapi itu gelombang tinggi dan medan yang sulit jadi evakuasi cukup lama,” kata Suris.

Benar saja, setelah didekati, benda mencurigakan itu merupakan potongan tubuh seorang laki-laki. Untuk kondisi tubuh memang tidak utuh, yakni tanpa kepala, kedua tangan dan tanpa kedua kaki.

Pihaknya menduga, jenazah tersebut merupakan korban laka laut di Pantai Ngluwen pada 30 Mei lalu. Namun begitu, pihaknya belum dapat memastikannya. Saat ini korban telah dibawa ke RSUD Wonosari.

Petugas SAR membawa korban ke RSUD Wonosari

“Korban diduga kuat merupakan Muhammad Rois Chaq, mahasiswa yang hilang 11 hari lalu. Tapi saat ini masih menunggu hasil autopsi,” imbuh Ketua SAR Satlinmas Baron, Marjono.

u6Dacb.md.jpg
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: