Tiga Program Prioritas Bupati Gunungkidul Untuk Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

  • Bagikan

Wonosari,(lensamedia.co)– Badai Pandemi yang melanda berdampak luas bagi kelesuan ekonomi masyarakat secara umum. Berbagai usaha ekonomi masyarakat mengalami kemunduran, bahkan tak sedikit yang gulung tikar. Setelah dua tahun berlalu, seiring Pandemi yang semakin mereda, dipandang penting tentang sebuah strategi pemulihan ekonomi di setiap daerah. Di Gunungkidul sendiri ada tiga prioritas yang akan digenjot untuk pemulihan ekonomi masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Bupati Gunungkidul, H. Sunaryanta, dalam kesempatan pemberian penghargaan tepat pajak beberapa waktu lalu.

Sunaryanta menyampaikan, bahwa tiga hal yang akan jadi prioritas dalam kepemimpinannya adalah Investasi, Pariwisata, dan ekonomi kreatif. Tiga hal ini memang menjadi visi misinya saat mencalonkan diri.

“Kami sudah menjalin komunikasi dan bertemu langsung dengan sejumlah pemilik modal yang berniat untuk melakukan investasi di Gunungkidul. kemungkinan di tahun 2022 mendatang, akan banyak investor masuk untuk turut membangun dan memajukan Gunungkidul,” terang Bupati.

Sunaryanta menyebut, bahwa sektor investasi yang banyak diminati adalah sektor perhotalan dan resort, sebab geliat pariwisata Gunungkidul selama beberapa tahun terakhir menunjukkan kemajuan yang pesat.

“Faktor alam Gunungkidul juga punya daya tarik tersendiri, terlebih jika wisata yang akan dikembangkan dikonsep dengan matang dan dananya mencukupi,” lanjutnya.

Bupati juga menyebut, bahwa para investor ini tidak akan sembarang membangun, hotel dan resort yang akan dibangun klasifikasinya mulai dari bintang 3 sampai bintang 5. Dia juga sempat menyatakan bahwa ada 8 investor yang nantinya akan bergerak di bidang perhotelan dan resort ini.

“Sekarang masih dalam tahapan mengurus perizinan, untuk eksekusi bangunan diperkirakan akan mulai pada pertengahan tahun 2022 mendatang, untuk lokasinya saya belum bisa menyebut,” imbuh Bupati.

Lebih lanjut Bupati menyatakan, pentingnya mengembangkan kapasitas sumber daya manusia untuk percepatan pemulihan ekonomi masyarakat setelah Pandemi. Hal ini sangat penting untuk mendukung investasi, pariwisata, dan ekonomi kreatif yang akan segera digenjot.

Gayengnya Investor yang akan berinvestasi di Gunungkidul juga dikatakan oleh Kepala DPMPT Gunungkidul, Irawan Jatmiko. Dia menyebut bahwa pembangunan hotel dan tempat rekreasi skala besar dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan di Kalurahan Girijati, Kapanewon Purwosari.

“Obellix Sea View dan Hotel Grand Mercure. saat ini tengah mengurus perizinan di Pemkab Gunungkidul, Grand Mercure yang akan dibangun seluas 3,5 hektar,” terang Irawan.

Untuk nilai investasi kedua proyek itu, Irawan tidak bisa menyebut angka pasti, tapi dia menyebut angka nominal pajak Grand Mercure pada Persetujuan Pembangun Gedung lumayan besar, yaitu sekitar 500 juta.

“Pihak investor Grand Mercure sudah melakukan kajian Analisis Dampak Lingkungan, sehingga saat ini sudah mulai melakukan izin pembangunan, untuk Obelix juga sudah mengurus izin UPL UKL, dan mulai mengurus izin pembangunan,” pungkasnya.

u6Dacb.md.jpg"
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: