Tetap Ikut PPKM Level 4 Meski 93 Persen RT di Gunungkidul Zona Hijau, Ini Penjelasan Pemerintah

  • Bagikan

Wonosari,(lensamedia.co)– Jumlah kasus covid-19 di Kabupaten Gunungkidul nampak melandai dalam beberapa waktu terakhir. Kendati begitu, Gunungkidul masih turut menerapkan PPKM Level 4. Adapun hal itu diterapkan lantaran pemerintah pusat menganggap wilayah ini sebagai bagian aglomerasi DIY yang saat ini jumlah kasusnya masih cukup tinggi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Dewi Irawaty menjelaskan, pemerintah pusat menggunakan indikator yang berbeda dalam menilai status suatu daerah. Salah satunya menganggap penularan di aglomerasi DIY masih tinggi.

“Kasusnya masih dianggap tinggi, di atas 500 (kasus) seperti awal-awal PPKM,” jelas Dewi dihubungi pada Rabu (01/09/2021).

Dari data Dinkes Gunungkidul dalam dua pekan terakhir ini masih terjadi penambahan kasus baru covid-19. Kendati begitu angkanya menurun dibanding dengan sebelum diterapkannya PPKM Level 4.

“Kalau angka kematian terkait masih terjadi setiap hari. Diantara 2 sampai 4 kasus. Tapi angka kematian secara absolut sangat turun,” ujarnya.

Sementara berdasarkan data terbaru Zonasi Kerawanan Tingkat RT, sebanyak 93,9 persen RT di Gunungkidul sudah berstatus Zona Hijau. Adapun Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan per Selasa (31/08/2021) lalu mencapai 36,8 persen.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono mengatakan, saat ini pihaknya berupaya dalam percepatan vaksinasi agar ada penurunan level. Adapun capaian vaksinasi COVID-19 dosis pertama sudah lebih dari 40 persen.

“Percepatan vaksinasi akan jadi skala prioritas kami ke depan,” kata Drajad.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: