Target Bertambah, Dinkes Gunungkidul Genjot Capaian Vaksinasi

  • Bagikan

Gunungkidul,(lensamedia.co)–Tambahan target vaksinasi yaitu kelompok anak usia 6-11 tahun membuat Dinas Kesehatan Gunungkidul menggenjot upaya capaian vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Dewi Irawaty menyampaikan bahwa secara umum capaian vaksinasi di Gunungkidul sebetulnya sudah cukup baik, namun dengan bertambahnya target, menjadi terkesan ada penurunan capaian.

“Target bertambah, jadi secara prosentase seakan ada penurunan,” kata Dewi di Balai Kalurahan Wareng, Wonosari, pada acara vaksinasi anak, Kamis (30/12/2021).

Dewi merinci, bahwa sebelumnya, total sasaran vaksinasi COVID-19 di Gunungkidul tercatat sebanyak 595.145 orang. Angka ini bertambah jadi 651.731 orang setelah disertakan kelompok 6-11 tahun sebanyak 56.586 orang.

“Untuk capaian vaksinasi COVID-19 di Gunungkidul, khususnya dosis 1 sempat melampaui 80 persen. Setelah target sasaran bertambah, hingga Rabu (29/12/2021) lalu capaiannya turun menjadi 77,3 persen untuk dosis satu,” terangnya.

Meski demikian, Dewi tetap optimistis capaiannya bisa naik lagi. Saat ini vaksinasi anak usia 6-11 tahun terus digenjot dengan perhitungan jeda waktu Bulan Imunisasi Anak Sekolah(BIAS).

“Kami targetkan dalam waktu sebulan ke depan, capaian vaksinasi bisa kembali ke kisaran 80 persen,” harapnya.

Sedangkan untuk target vaksinasi anak, Dewi menyatakan pihaknya akan mengupayakan sebelum akhir Januari semua anak 6-11 tahun sudah tervaksin sehingga capaian bisa naik lagi.

“Setelah kick off vaksinasi anak, sampai kemarin, sudah sekitar 5.600 anak yang telah tervaksin,” lanjutnya.

Sejauh ini menurut Dewi tidak ada kendala vaksinasi anak ini, hanya memang penjadwalan agar tidak berbenturan dengan jadwal BIAS memang perlu koordinasi dengan Puskesmas dan pihak sekolah.

Ia juga menyatakan bahwa Dinkes Gunungkidul selalu mengadakan pantauan untuk memastikan ada tidaknya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) berat pada anak anak yang sudah disuntik vaksin.

“Sampai saat ini, laporan KIPI dari anak anak juga belum ada,” ungkap Dewi.

Tak hanya Dinkes, upaya menggenjot vaksinasi juga dilakukan oleh Badan Intelejen Negara(BIN). Dengan program “Sasar Sisir Vaksinasi”, lembaga negara ini juga ikut mendukung vaksinasi, baik untuk masyarakat umum yang belum tersasar maupun untuk anak anak.

“Sejak Selasa(28/12/2021) lalu sampai saat ini sudah sekitar 2.300 sasaran sudah menerima vaksinasi,” terang Eko Susilo
Perwakilan BIN DIY Gunungkidul.

Menurut Eko, beberapa Kapanewon memang menjadi prioritas sasaran vaksinasi, diantaranya Kapanewon Tepus, Wonosari, dan Semanu.

Penulis: Edi Padmo
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: