Tabrakan dengan Truk di Jalan Jogja-Wonosari, Bocah Belasan Tahun Tewas

  • Bagikan

Patuk,(lensamedia.co)–Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di jalan Yogya-Wonosari, tepatnya tikungan Karangsari, Langgeran, Kapanewon Patuk Gunungkidul, pada Jumat(8/10/2021), sekitar pukul 12.30WIB

Akibat kejadian ini, seorang remaja tanggung yang masih sekolah kelas 7 berinisial BEP (13) warga Padukuhan Karangsari, Kalurahan Langgeran, Kapanewon Patuk, meninggal dunia saat sepeda motor yang dia kendarai terlibat kecelakaan dengan sebuah truk molen.

Kanit Lantas Polsek Patuk, Iptu Kusnan menuturkan, kecelakaan lalu lintas tersebut melihatkan dua kendaraan yaitu truk molen bernomor polisi B 9075 JM dengan Sepeda motor honda kirana AB 3074 EW.

“Kecelakaan berawal saat Truk yang dikemudikan oleh Supriyadi, warga Berbah, Sleman membawa molen melaju dengan kecepatan sedang dari arah Wonosari menuju Yogyakarta,” terang Kusnan, Jumat(8/10/2021).

Sesampainya di TKP, di posisi jalan yang menurun dan menikung ke kanan tiba-tiba dari arah depan muncul sepeda motor yang dikendarai oleh BEP dengan kecepatan tinggi.

“Saat itu, pengendara sepeda motor tak begitu bisa menguasai kendaraannya sehingga menikung terlalu ke kanan, keluar dari jalur dan terjadilah kecelakaan,” lanjutnya.

Benturan yang keras membuat pengendara sepeda motor terpental dari kendaraannya, dan helm yang dipakainya terlepas, sehingga korban mengalami sejumlah luka luka ditubuhnya, seperti pada bagian kepala, serta kaki dan tangan sebelah kanan patah.

“Petugas sempat melarikan korban ke RSUD Wonosari dengan mobil patroli, tapi karena luka luka yang dialaminya sangat parah, nyawa korban tak bisa diselamatkan, korban dinyatakan meninggal,” lanjut Kusnan.

Akibat kecelakaan ini, sepeda motor yang dikendarai korban mengalami kerusakan parah, bagian stang sender dan slebor pecah, velg belakang ringsek dan cover depan belakang rusak. Sementara Truk B-9075-JM mengalami kerusakan pada bagian bemper depan.

“Kami selalu menghimbau kepada para orang tua, agar jangan ijinkan anak-anak di bawah umur membawa sepeda motor sendiri, terlalu berbahaya,” pungkas Kusnan.

u6Dacb.md.jpg"
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: