Seorang Guru di Gunungkidul Tak Sengaja Bakar Bangunan SD

  • Bagikan

Patuk,(lensamedia.co)–Sebuah bangunan di kawasan SD Muhammadiyah I Patuk di Padukuhan Jelok, Kalurahan Beji, Kapanewon Patuk terbakar, Selasa (31/08/2021). Peristiwa diduga terjadi akibat keteledoran salah seorang guru yang mengusir lebah menggunakan api. Akibat kejadian tersebut kerugian mencapai belasan juta rupiah.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, peristiwa kebakaran diketahui sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu salah seorang mahasiswa yang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sekolah tersebut mendengar suara kayu terbakar.

“Mahasiswa itu curiga karena mendengar suara kayu terbakar,” kata Suryanto, Selasa petang.

Setelah diperiksa ke sumber suara itu ternyata bangunan dapur di SD tempat dirinya menjalani KKN telah terbakar. Saat itu ia langsung bergegas meminta pertolongan warga sekitar.

“Saksi-saksi minta bantuan ke warga setempat untuk memadamkan api dibantu anggota Polsek Patuk dan anggota Koramil Patuk,” kata Suryanto.

Tak selang lama api kemudian berhasil dipadamkan. Akibat kejadian tersebut bangunan dapur hangus terbakar hingga menyebabkan kerugian mencapai Rp 15 juta.

Disinggung mengenai penyebab kebakaran sendiri, Suryanto mengatakan kejadian tersebut diduga terjadi akibat keteledoran salah seorang guru yang berusaha mengusir lebah menggunakan api. Namun api yang digunakan ternyata merembet ke bangunan dapur.

“Sebelum kejadian atau pada pukul 09.00 WIB salah seorang guru kelas ingin mengusir lebah dengan dibakar menggunakan blarak yanv berada didapur SD Muhammadiyah Patuk 1. Tapi ternyata apinya itu merembet setelah dia berhasil mengusir lebah,” pungkas Suryanto.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: