Sempat Minta Dikubur di Pekarangan, Senen Nekat Gantung Diri di Siang Bolong

  • Bagikan

Playen,(lensamedia.co)–Kasus gantung diri terjadi di Kalurahan Getas, Kapanewon Playen. Adalah Senen, lansia 84 tahun itu mengakhiri hidupnya dengan seutas tali pada Jumat (06/08/2021) siang tadi.

Informasi yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 09.30 WIB, Senen masih beraktifitas normal seperti biasanya. Ia duduk berdekatan dengan istrinya Wantinem (70) sambil menikmati segelas air putih sembari ngobrol.

Tak selang lama, istrinya kemudian pamit untuk tiduran di tempat tidur. Seiring berjalannya waktu, Senen sempat mendekat ke lokasi istrinya beristirahat, ia mondar mandir di dekat tempat tidur itu.

Istrinya kemudian menanyakan apa maksud Senen mondar mandir. Namun sepatah kata pun tak terucap dari mulutnya. Ia pun tak menghiraukannya.

Baru sekitar pukul 13.00 WIB, Wantinem merasakan ada yang aneh. Ketika ia bangun melihat sesosok hitam berada di dekat pintu.

Pandangan mata yang sudah tidak jelas karena terbawa usia, membuat Wantinem mendekat. Betapa kagetnya ketika sosok hitam tersebut adalah suaminya yang telah gantung diri.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi membenarkan perihal gantung diri tersebut. Dari hasil pemeriksaan tim dokter tidak ditemukan adanya unsur penganiayaan.

“Dari pemeriksaan memang tidak ada unsur penganiayaan. Kasus ini murni bunuh diri,” kata Hajar.

Disinggung mengenai motif pelaku bunuh diri, Hajar tidak berani memastikannya. Namun begitu, dari keterangan sejumlah saksi ada masalah ekonomi yang dimungkinkan membuatnya deperesi.

“Pelaku sempat nglantur nitip pesen kepada keluarga jika mati minta dikuburkan di gundukan pekarangan rumahnya. Kalau motifnya ini karena depresi ada masalah ekonomi,” pungkas dia.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: