Semangat Pepadi Gunungkidul di Hari Wayang Nasional, Heri Nugroho : Dalang Harus Lebih Inovatif

  • Bagikan

Wonosari, (lensamedia.co)– Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Gunungkidul turut menyemarakkan peringatan Hari Wayang Nasional yang jatuh pada Sabtu (06/11/2021) kemarin. Pagelaran wayang kulit secara singkat pun dihelat di Taman Budaya Gunungkidul.

Ketua Pepadi Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan, pagelaran wayang pada Sabtu kemarin digelar di Taman Budaya Gunungkidul (TBG) selama 3 jam. Adapun dalang dalam pagelaran tersebut adalag Ki Sukarno dari Kapanewon Tanjungsari dan Ki Margiyo dari Kapanewon Saptosari.

“Kemarin mengambil cerita “Pandhawa Papa”, dengan momentum HWN ini memberikan inspirasi dan motivasi para dalang agar punya inovasi pedalangan di era pandemi ini,” kata Heri, Minggu (07/11/2021).

Hal tersebut menurut Heri menjadi penting di masa pandemi ini. Sebab selain memberikan hiburan kepada masyarakat di tengah kejenuhan akan covid-19, juga sebagai upaya meningkatkan popularitas dalang tersebut.

“Semakin dalang berkarakter, serta mau untuk terus berinovasi ketika “ndalang” mereka juga akan laku. Terlebih saat ini sudah ada kelonggaran terkait kegiatan masyarakat. Tak menutup kemungkinan nanti banyak warga yang nanggap wayang, ini kesempatan,” terang dia.

Selain itu, Hari mengatakan, Pepadi Gunungkidul juga tetap fokus dalam pembinaan dalang-dalang muda. Adapun cara dan materi melatih pun disesuaikan dengan kebutuhan psikologis anak-anak yang tidak membuat mereka mudah bosan.

“Munculnya pagelaran wayang kreasi, baik iringan maupun pagelaran, menarik anak-anak dan remaja untuk belajar itu. Kemasan wayang yang lebih atraktif dan tidak menjemukan menarik minat generasi muda. Kalau pakem (tuntunan atau cerita asli) banget ya ditinggalkan penonton dan generasi muda,” ungkapnya.

“Tapi untuk generasi muda yang belajar dalang harus belajar dan bisa memainkan wayang dalam pakem dulu. Kalau pasar sudah jadi, baru kreasinya dimunculkan,” imbuh Hari. (VN)

u6Dacb.md.jpg"
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: