Ratusan Nelayan Gunungkidul Terima Pas Kecil, Dokumen Penting Kepemilikan Kapal

  • Bagikan

Tanjungsari,(lensamedia.co)–Selasa, (28/09/2021) kemarin Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menyerahkan 147 dokumen bukti legalitas kapal nelayan di Bumi Handayani. Pas Kecil sendiri merupakan dokumen legalitas bagi nelayan dalam menjalankan aktivitas penangkapan ikan. Penyerahan ratusan pas kecil tersebut dilaksanakan di pendopo Pantai Ngandong, Sidoharjo, Kapanewon Tepus, dan pendopo pantai Drini Kapanewon Tanjungsari.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, drh. Krisna Berlian menjelaskan bahwa, upaya penerbitan PAS telah dilakukan sejak tahun 2018 dan terealisasi pada bulan Agustus 2021, yang diterbitkan oleh Syahbandar di Cilacap. Keterlambatan penerbitan legalitas ini disebabkan oleh regulasi yang ada.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa PAS kecil merupakan dokumen vital yang dapat digunakan sebagai dokumen kepemilikan kapal, Surat Tanda Kebangsaan Kapal, dokumen kelengkapan berlayar, jaminan kredit usaha, serta memudahkan pendataan jika terjadi bahaya di laut atau saat berlayar.

“Pas Kecil adalah Surat Tanda Kebangsaan Kapal yang diperuntukkan bagi kapal-kapal dengan tonase kotor kurang dari 7 GT, yang sebagian besar terdiri dari kapal-kapal tradisional dan kapal nelayan,” kata Krisna.

Pas Kecil, lanjut dia, sangatlah penting dimiliki oleh kapal-kapal berukuran kurang dari 7 GT, selain untuk menunjang keselamatan pelayaran. Dengan memiliki dokumen PAS kecil ini para nelayan Gunungkidul dapat berlayar di perairan RI dengan menggunakan bendera Indonesia sebagai bendera kebangsaan kapal.

“Kita harap dengan pas kecil tersebut dapat menciptakan rasa tenang bagi nelayan yang berlayar sehingga dapat fokus melakukan kegiatan penangkapan ikan,” ucap dia.

Bupati Sunaryanta mengapresiasi Dinas Kelautan dan Perikanan dengan usaha terbitnya legalitas bagi kapal nelayan di Gunungkidul. Hal ini penting sebagai dokumen kepemilikan kapal dan keamanan nelayan dalam berlayar.

“Jaga dan simpan baik-baik dokumen tersebut, karena sangat penting,” tegas Sunaryanta.

Selain mengingatkan pentingnya dokumen tersebut untuk disimpan dengan baik bupati H.Sunaryanta juga berpesan kepada nelayan yang memiliki peran lebih penting dalam menjaga keamanan wilayah.

“Kabupaten Gunungkidul dengan bentang pantai 72 km berpotensi masuknya gangguan keamanan, seperti imigran, peredaran narkoba dan lainya, untuk itu selain melakukan kegiatan pelayaran, nelayan juga diharapakan aktif berperan menjaga keamanan dengan kecepatan laporan kepada yang berwenang,” pesan bupati

Bupati Sunaryanta secara simbolis menyerahkan dokumen legalitas PAS kepada perwakilan nelayan didampingi kepala Dinas Kelautan dan Perikanan drh.Krisna Berlian, pimpinan Bank BPD.

Di sisi lain, BPD DIY perbankan plat merah juga memberikan dukungan penuh kepada para nelayan dengan berbagai kemudahan, sebagai bentuk suport kepada nelayan.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir pula, Kepala dinas DKP Gunungkidul, Pimpinan Bank BPD DIY,Panewu Tepus, Panewu Tanjungsari dan Forkompimpan.

u6Dacb.md.jpg"
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: