Pilih Isoman di Rumah, Dinsos Kesulitan Buat Shelter Terpadu untuk Pasien Covid

  • Bagikan

Wonosari,(lensamedi.co)–Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul kesulitan dalam membuat shelter terpadu untuk pasien covid-19. Hal ini lantaran banyak masyarakat memilih melakukan isolasi mandiri di rumah.

Kepala Dinsos Gunungkidul Siwi Iriyanti menjelaskan, bahwa setiap Kapanewon di Gunungkidul sejatinya telah memiliki shelter COVID-19. Namun, hingga saat ini shelter tersebut masih belum dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya yang terkonfirmasi positif COVID-19.

“Shelter itu berada di masing-masing kalurahan, tapi tidak ditempati, hanya ada 1 bahkan 2 orang yang pernah dirawat di shelter yang disediakan kalurahan,” kata Siwi.

“Jadi masing-masing Kalurahan tidak terpadu, hanya sediakan tempat, tapi pas titipkan pasien bilang tidak ada yang menjaga. Selain itu kalau dari luar wilayah yang bersangkutan tidak boleh. Itu yang masih kita komunikasikan,” lanjut Siwi.

Maka dari itu, belum beroperasinya shelter secara maksimal berdampak pada sulitnya mengakses pendanaan. Sebab dalam aturan shelter minimal menangani 10 orang.

“Dinsos DIY baru bisa memberi bantuan operasional jika shelter berfungsi secara maksimal dan mampu menangani minimal 10 orang. Sehingga kami belum bisa mengusulkan pendanaan dari DIY itu, kan ada supporting dana dari DIY dengan catatan minimal 10 yang dirawat (di shelter),” imbuh Siwi.

Kendala lain, kata Siwi, adalah di mana Kalurahan atau Kapanewon mampu menyediakan tempat namun tidak ditunjang dengan fasilitas untuk isoman. Selain itu, Siwi mengaku sangat sulit mencari lokasi yang representatif sebagai shelter COVID-19 di Gunungkidul.

“Karena di Gunungkidul sulit mencari tempat yang representatif, ada pun seperti hotel kelas melati dan harus menyewa. Dan mungkin mikirnya (masyarakat) daripada di shelter mending di rumah. Karena itu shelter terpadu di Gunungkidul belum ada karena masyarakat masih nyaman di rumah masing-masing,” ucapnya.

Sedangkan dari data Dinas Sosial (Dinsos) DIY ya menyebut, bahwa Dinsos telah menyiapkan 59 shelter untuk penyintas COVID-19. Dari 59 shelter itu, 5 diantaranya berada di Kabupaten Gunungkidul.

Adapun kelima shelter itu di Shelter Kedungpoh di Kapanewon Nglipar dengan kapasitas 10 orang, shelter Giriharjo di Kapanewon Panggang 10 orang, shelter Genjahan di Kapanewon Ponjong dengan kapasitas 10 orang, shelter Petir di Kapanewon Rongkop dengan kapasitas 50 orang dan shelter rumah warga di Kalurahan Pulutan, Kapanewon Wonosari dengan kapasitas 10 orang.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: