u6Dacb.md.jpg

PHRI Gunungkidul Dukung PPKM Darurat

  • Bagikan

Wonosari,(lensamedia.co)–Pemerintah resmi menutup kawasan wisata selama 17 hari selama pelaksanaan PPKM Darurat. Sejumlah pelaku wisata di Kabupaten Gunungkidul pun mendukung kebijakan tersebut. Kendati demikian, diakui telah banyak calon wisatawan yang melakukan booking.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul, Sunyata mengatakan, ia dan puluhan pengurus lainnya siap mendukung kebijakan tersebut. Pasalnya, saat ini pihaknya juga menyadari kondisi yang memprihatinkan karena persebaran covid.

“PHRI Gunungkidul yang memiliki 80 angggota mendukung langkah pemerintah, karena memang kondisinya mengkhawatirkan ya,” kata Sunyoto.

Ia menambahkan, para tamu sudah jauh hari memesan kamar hotel dan sudah membayar uang muka untuk menginap waktunya bertepatan dengan penerapan PPKM Darurat 3-20 Juli 2021.

“Sudah ada yang booking, tapi kami cancle. Ada yang menerima uang muka juga untuk menginap tanggal itu,” ucap dia.

Sunyoto menyebut,  untuk restoran diperkenankan buka namun tidak boleh makan ditempat selama PPKM Darurat. Diakui pandemi saat ini memang sangat berdampak.

“Dampaknya besar, tahun lalu di awal pandemi itu, kemudian kami perlahan bangkit, sekarang masih seperti ini,” pungkas dia.

Sementara Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, pihaknya hanya menjalankan pemerintah pusat. Sesuai intruksi jika ada yang melanggar akan ditindak sesuai peraturan dari pusat.

“Karena ini darurat (sifatnya) sementara dari tanggal 3-20 Juli kita akan jalankan sesuai dengan tugas. Sekali lagi kita hanya melaksanakan perintah. Kan tidak lama,” kata Sunaryanta.

Pihaknya berharap masyarakat memaklumi, dan mendukung program dari pemerintah untuk menekan laju covid-19.

“Bagaimanapun ini menyelamatkan kita semua nanti, biar pandemi justru meledak, jangan sampai seperti negara lain. Cara mengurangi seperti ini dengan penegakan protokol kesehatan,” ujarnya.

“Saya kasihan juga terhadap masyarakat, kasihan juga kalau nanti ini dibuka, covidnya terus bertambah. Apalagi sekarang rumah sakit sudah penuh, oksigen langka. Kita sama-sama bersungguh-sungguh melaksanakan ini,” sambung dia.

u6Dacb.md.jpg
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: