Pertama di Indonesia, Sensasi Ngopi In The Sky Ada di Teras Kaca Gunungkidul

  • Bagikan

Gunungkidul,(lensamedia.co)–Menikmati secangkir kopi sambil berwisata merupakan hal yang lazim. Namun bagaimana jika tempat ngopi tersebut ada di atas awan? Adalah pengelola destinasi wisata Teras Kaca di Pantai Nguluran, Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang yang menluncurkan “ngopi in the sky”

Ya, ngopi di atas langit, pengunjung yang datang ke destinasi wisata teras kaca dapat menikmati wahana tersebut. Cukup dengan Rp 100 ribu, wisatawan dapat duduk di gondola.

Ada 20 tempat duduk dilengkapi dengan sabuk pengaman yang menjamin keselamatan pengunjung. Nantinya, setelah duduk, petugas akan kembali mengecek perlengkapan keselamatan itu.

Setelah dirasa semua sesuai standar, gondola kemudian ditarik menggunakan crane hingga ketinggian 30 sampai 40 meter diatas permukaan tanah. Sensasi angin kawasan pantai, menemani detik-detik saat gondola dinaikkan ke atas. Tidak ada goncangan saat gondola bergerak ke atas, karena cukup pelan. 

Sambil terus ke atas, salah seorang kru teras kaca terus menjelaskan tentang gondola, dan teras kaca mengisi keheningan. Sementara kru lainnya menyiapkan minuman pembuka wedang secang yang disajikan menggunakan gelas seperti minum wine.

Sesampainya di puncak titik tertinggi, pramusaji memberikan minuman pembuka, dan pengunjung diajak untuk menghabiskan minuman pembuka yang memang hanya seteguk itu. 

Crane lalu diputar ke sisi selatan, dan minuman inti serta biskuit disiapkan dalam nampan kecil. Pengunjung bebas memilih, kopi hitam, latte, ataupun teh.

Setelah puas menikmat minuman, dan berfoto di ketinggian selama sekitar 30 menit. Setelah waktu habis, pelan-pelan gondola diturunkan.

“Di dunia ada 7, dan ini pertama kali di Indonesia, di Yogyakarta, di Gunungkidul tepatnya. Tentu ini menjadi daya tarik tersendiri,” kata Ceo Teras Kaca Nur Nasution kepada wartawan di Teras Kaca Minggu (02/01/2021).

Nur menjelaskan, saat ini pihaknya mematok harga Rp 100 ribu untuk sekali naik. Tentu harga ini lebih murah jika dibandingkan dengan wahana serupa yang ada di luar negeri.

“Di luar negeri tarifnya bisa sampai Rp 2,5 juta. Tentu harga disini lebih murah, kita menyesuaikan dengan kondisi,” kata dia.


Kedepan, pihaknya akan membuat paket untuk pengunjung yang akan menikmati matahari terbit, dan matahari tenggelam. 

“Bisa juga untuk prewedding, atau merasakan rapat diketinggian,” kata dia. 

Salah seorang pengunjung asal Kalimantan, Salman mengaku senang bisa merasakan sensasi minum kopi sambil menikmati ketinggian. Menurutnya, wahana ini sangat menarik dan memberikan kesan luar biasa. Terlebih dirinya mendapatkan foto yang tentu tidak bisa didapat wisatawan lain tanpa menikmati wahana ini.

“Sangat menarik, awalnya seperti menakutkan, tapi sampai diatas pemandangan serta sensasinya luar biasa,” kata dia.

Penulis: Kelvian Adhi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: