Penyaluran BST Terus Berjalan, Separuh Target Tersasar

  • Bagikan

Wonosari,(lensamedia.co)–Beberapa waktu lalu pemerintah memulai penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST). Diketahui, sampai dengan awal Agustus 2021 ini, lebih dari separuh target telah tersasar.

Kepala Bidang (Kabid) Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Gunungkidul, Hadi Hendra Prayoga mengatakan, untuk saat ini penyaluran BST dilakukan bersamaan dengan penyaluran paket beras. Berdasarkan data yang ada, serapan BST di Gunungkidul telah mencapai lebih dari separuh dari target yang ditentukan.

“Per 1 Aguatus sudah mencapai 83,32 persen. Sampai hari itu, sebanyak 33.149 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sudah menerima BST,” ucap Hendra, Rabu (04/08/2021).

Ia mengatakan, dengan jumlah tersebut maka tinggal 6.634 KPM yang belum menerima bantuan. Sedangkan untuk bantuan beras, Hendra menyebut sudah mencapai 50,61 persen dari sasaran.

“Sampai hari ini sebanyak 47.099 dari 95.371 KPM sudah menerima bantuan beras dari pusat tersebut,” kata dia.

Hendra menjelaskan BST yang diberikan per KPM nominalnya sebesar Rp 600 ribu. Jumlah itu merupakan akumulasi bantuan selama Mei-Juni, sehingga nominal per bulannya adalah RP 300 ribu.

Ia mengatakan, proses penyaluran dilakukan oleh Kantor Pos Indonesia Cabang Wonosari. Instruksi soal teknis penyaluran BST pun sudah diedarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul Drajad Ruswandono pada seluruh panewu.

“Kantor Pos berkoordinasi dengan kapanewon hingga kalurahan setempat untuk mekanisme penyalurannya,” jelas Hendra.

Kepala Dinsos Gunungkidul, Siwi Iriyanti menambahkan, bantuan beras tersebut berasal dari Badan Urusan Logistik (BULOG) serta Dinsos DIY. Dalam penyalurannya, setiap KPM mendapat kuota 10 kg beras

“Kuota beras yang diterima mencapai 953.710 kilogram,” kata Siwi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: