Penurunan Level PPKM, Aktivitas Pasar Tradisional Tradisional Mulai Meningkat

  • Bagikan

Wonosari,(lensamedia.co)–Penurunan level PPKM di Kabupaten Gunungkidul mulai berdampak pada meningkatnya aktivitas masyarakat. Salah satunya dapat dilihat dengan meningkatnya kegiatan jual beli di pasar tradisional.

Seperti dapat dilihat di Pasar Argosari Wonosari pada Selasa (14/09/2021) tadi. Jumlah kunjungan masyatakat untuk berbelanja ke pasar mulai menunjukan peningkatan.

“Sekarang ini sudah hampir seperti saat sebelum penerapan PPKM,” kata Kepala Administrasi Pasar Kemantren Wonosari, Sularno.

Lebih lanjut dikatakan, peningkatan dapat dilihat dari dari jumlah kendaraan yang datang serfa pembeli di area pakaian, seperti sepatu, tas, dan aksesoris. Toko-toko yang sebelumnya memilih tutup karena sepi pembeli, kini kembali buka untuk melayani transaksi.

“Hanya tinggal satu sampai dua toko saja yang belum buka lagi saat ini,” ungkap Sularno.

Dirinya menilai peningkatan kunjungan ke pasar saat ini sebagai dampak tren penurunan kasus COVID-19 selama beberapa waktu terakhir. Vaksinasi juga membuat masyarakat lebih percaya diri.

“Kami tetap himbau pengunjujg serta pedagang untuk tetap terapkan prokes dengan ketat. Imbauan itu kami sampaikan lewat petugas hingga pengeras suara,” katanya.

Diungkapkan oleh Nurliyah, pedagang pakaian di Pasar Argosari juga mengatakan pembeli mulai kembali berdatangan. Seperti hari ini, ia sudah melayani pembelian pakaian dari beberapa pengunjung.

Meski sudah kembali ada pembeli, ia menilai peningkatan yang ada masih terbilang cukup rendah. Sebab kondisinya belum sepenuhnya normal seperti sebelum PPKM atau bahkan masa pandemi.

“Ya pasti kamimaunya kembali normal, jadi sebagai pedagang kami juga diuntungkan,” ujar Nurliyah

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: