u6Dacb.md.jpg

Nelayan Girisubo Mulai Amankan Perahu dari Ancaman Gelombang Pasang Setinggi 6 Meter

  • Bagikan

Girisubo,(lensamedia.co)–Aktifitas nelayan di wilayah Kapanewon Girisubo nampak sibuk pada Rabu (28/07/2021) siang tadi. Terlihat mereka saling bahu membahu menarik kapal ke tempat lebih tinggi. Hal itu dilakukan guna menghindari dampak gelombang tinggi yang akan terjadi dalam beberapa hari kedepan.

Ketua nelayan setempat, Sunu Handoko Bayu Sagara mengatakan, pihaknya mendapat informasi akan adanya gelombang tinggi dalam beberapa hari kedepan. Adapun puncak gelombang tinggi akan terjadi pada 1 Agustus mendatang yakni dengan ketinggian gelombang 20 feet atau 6 meter.

Untuk itu, sejak pagi tadi para nelayan mulai melakukan persiapan. Salah satunya mengamankan kapal yang merupakan aset utama para nelayan.

“Kami sudah menghimbau kepada para nelayan untuk tidak terlalu memaksakan ber aktifitas. Kawan-kawan juga mulai menaikan perahu untuk antisipasi puncak gelombang besuk,” kata Sunu.

Ia menambahkan, para nelayan di wilayah Nampu, Balong dan Girisubo telah menyadari akan adanya bahaya gelombang tinggi ini. Sehingga aktifitas melaut pun saat ini telah ditiadakan.

“Bersama anggota nelaya melakukan giat antisipasi gelombang tinggi dengan menaikan perahu ditempat yang lebih tinggi dari biasanya. Kami juga melarang anggota nelayannya untuk tidak melaut beberapa hari kedepan demi keselamatan nelayan.

Hal ini tentu menjadi pukulan berat bagi para nelayan. Sebab saat ini, jika cuaca normal merupakan masa tangkap berbagai macam jenis.

“Ya campur ada Kartomarmo, Lendra dan lainnya. Tapi demi keselamatan, kami memang sepakat tidak akan melaut terlebih dahulu,” pungkas dia.

u6Dacb.md.jpg
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: