Mulai Cair, Begini Cara Cek Bantuan Subsidi Upah

  • Bagikan

Wonosari,(lensamedia.co)–Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2021 bagi pekerja di wilayah penerapan PPKM Level 3 dan 4 telah dicairkan pemerintah pusat. Subsidi sebesar Rp 1 juta pun bisa didapatkan dengan sistem transfer.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gunungkidul, Dhian Novita mengimbau para pekerja untuk melakukan pengecekan secara mandiri terkait BSU tersebut. Adapun cara pengecekan bisa melalui aplikasi BPJSTKU atau lewat situs resmi BPJS Ketenagakerjaan.

“Untuk keputusan hingga dan pekerja yang mendapat BSU diatur oleh Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker). Kami hanya kelengkapan data tenaga kerja yang ada di Gunungkidul,” kata dia.

Lebih lanjut dikatakan, oleh Kemnaker data pekerja tersebut kemudian diolah dan kemudian disusun jadwal penyaluran BSU secara berurutan yang dilakukan secara berkelompok (batch). Sehingga hanya tenagakerja yang bisa cek status mereka masing-masing.

“Para pekerja bisa mengecek BSU tersebut lewat situs https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id/. Pekerja perlu memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, serta tanggal lahir sesuai kartu identitas,” urai dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketenagakerjaan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gunungkidul Ahsan Jihadan mengatakan, secara teknis penyaluran BSU sepenuhnya dilakukan BPJS Ketenagakerjaan. Namun pihaknya juga sudah mendapatkan informasi tersebut.

“Dasarnya Permenaker Nomor 16 Tahun 2021 tentang Pemberian Subsidi Upah 2021,” jelas Ahsan.

Mengacu pada Permenaker tersebut, pekerja yang berhak mendapat BSU adalah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2021. Kemudian berada di wilayah PPKM Level 3 dan 4.

Subsidi Upah Rp 1 juta diberikan pada pekerja dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di bawah Rp 3,5 juta per bulan. Sedangkan yang di atas itu, mendapatkan upah sesuai UMK wilayahnya namun dengan pembulatan ke atas hingga ratus ribuan penuh.

Berdasarkan lampiran yang diberikan, Gunungkidul termasuk wilayah yang mendapat BSU. Ahsan mengatakan penerimanya adalah pekerja di sektor non pendidikan dan kesehatan.

Meskipun demikian, Ahsan mengatakan pekerja di Gunungkidul ada sebanyak 7.696 orang dari 294 perusahaan. Angka ini didapat berdasarkan hasil pendataan pada 2020 lalu.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: