u6Dacb.md.jpg

MoU dengan UGM, Isoman Bergejala Bakal Dipindah ke Wisma Wanagama

  • Bagikan

Wonosari,(lensamedia.co)–Pasien covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) dengan gejala ringan bakal dipindah menuju shelter wisma Wanagama di Kalurahan Banaran, Kapanewon Playen. Hal ini dilakukan usai adanya penandatanganan MoU antara Pemkab Gunungkidul dengan pihak UGM.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, shelter wisma Wanagama akan digunakan sebagai lokasi perawatan pasien isoman dengan gejala ringan. Lokasi tersebut sudah diisi sejak Kamis (29/07/2021).

“Untuk yang isoman dengan gejala ringan, mereka akan ditempatkan disana,” kata Dewi, Jumat (30/07/2021).

Lebih lanjut dikatakan, saat ini terdapat lebih dari 2000 warga yang menjalani isoman. Sehingga nantinya hanya akan dipilih yang memang membutuhkan penanganan khusus.

“Ya yang bergejala ringan itu. Nantinya yang menginisiasi bisa pihak mana saja, bisa masyarakat, satgas wilayah, puskesmas dan lainnya,” jelas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Siwi Iriyanti mengatakan, untuk saat ini kapasitas shelter tersebut berjumlah 50 tempat tidur. Namun jika kondisi mendesak bisa ditambah menjadi lebih dari 100 tempat tidur.

Menurutnya, masih ada beberapa bagian yang dapat yang bisa dimanfaatkan. Seperti adanya kapel dan aula serta yang bisa disekat untuk merawat pasien pasien covid-19.

“Masih bisa ditambah tempat tidurnya. Tadi terisi 8 orang, tapi karena ada 1 orang yang sesak nafas kemudian dirujuk ke Rumah Sakit,” jelasnya.

Ia menjelaskan, dalam MoU antara UGM dan Pemkab Gunungkidul, Wisma Wanagama akan digunakan selama 3 bulan kedepan. Namun pihaknya berharap dalam jangka waktu tersebut laju penularan covid-19 mengalami penurunan.

“Ada biaya untuk pengisian kas kita ambil dari BTT nilainya kurang dari Rp 100 juta. Ini kan kerjasama tentu ada operasional yang harus dikeluarkan,” jelas dia.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan mengucapkan terimakasih kepada pihak UGM atas kerjasama yang dilakukan. Hal tersebut sebagai bentuk sinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terpapar covid19.

“Pemerintah berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk penanganan masyarakat yang terpapar covid19,” kata Sunaryanta.

u6Dacb.md.jpg
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: