Modus Jual Beli Bayar Belakangan, Warga Purwosari Ditipu Blantik Sapi

  • Bagikan

Purwosari,(lensamedia.co)–Seorang pria 38 tahun yang mengaku blantik sapi diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Purwosari. Adalah Par alias Arman, warga Kalurahan Hargosari, Kapanewon Tanjungsari itu diketahui melakukan penipuan kepada sejumlah warga di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Modus yang digunakan adalah dengan membujuk para korbannya untuk memberikan sapi namun pembayaran dilakukan di belakang.

Kapolsek Purwosari, AKP Ismanto melalui Kanit Reskrim Iptu Mulyono mengatakan kasus tersebut bermula pada 29 Juni 2021 lalu. Saat itu, seorang warga Padukuhan Sumur, Kalurahan Giripurwo, Subarjo berniat menjual sapi. Kemudian, tetangganya, Arif mengaku menemukan pembeli sapi bernama Par alias Arman warga Hargosari, Tanjungsari.

“Kemudian mereka negosiasi harga, dua ekor sapi milik Subarjo dilepas dengan harga 45 juta rupiah,” kata dia, Rabu (01/09/2021) malam.

Selang satu hari, yakni tanggal 22 Juli dua ekor sapi tersebut diambil oleh Par alias Arman. Namun saat itu belum terjadi pembayaran.

“Par beralasan uang akan segera dibayarkan,” kata Mulyono.

Namun setelah dikejar beberapa hari, uang yang dijanjikan pun tak kunjung dibayarkan. Hingga pada akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Purwosari.

“Setelah laporan itu baru diketahui bahwa korbannya banyak, ada 6 ekor sapi dengan nilai lebih dari Rp 100 juta yang belum dibayar,” jelas Kanit Reskrim.

Mendapat laporan tersebut petugas melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Diperoleh informasi bahwa pria tersebut berada di Wiyoro, Kabupaten Bantul.

“Kita langsung lakukan penangkapan di kos pelaku,” terang dia.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mendapatkan barang bikti berupa tali tambang pengikat sapi dan 3 (buah) kalung sapi. Sepeda motor honda Vario dan sebuah handphone, sementara sapi hasil menipu sudah habis ia jual.

“Kami lakukan pemeriksaan ada beberapa TKP lain seperti Wonosari, Imogiri, Paliyan, Pendowoharjo Bantul, Berbah, Prambanan,” jelasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: