Meski Jumlah Kasus Covid-19 Makin Sedikit, Gunungkidul Tetap Ikut PPKM Level 3

  • Bagikan

Wonosari,(lensamedia.co)– Jumlah kasus covid-19 di Kabupaten Gunungkidul saat ini mengalami penurunan. Kendati begitu, karena masuk wilayah aglomerasi DIY, maka masih ikut kebijakan PPKM Level 3 yang dimulai dari Selasa (21/09/2021) hingga 4 Oktober 2021.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta menilai wilayah ini layak turun ke tingkat yang lebih rendah alias PPKM Level 2. Hal itu bisa dilihat dari kondisi dinamika kasus positif covid-19 selama beberapa waktu terakhir yang terus berkurang setiap hari.

“Kalau bicara level sebenarnya Gunungkidul sudah di (PPKM) Level 2. Namun karena penerapan aglomerasi, kita mengikuti kebijakan dengan tetap di Level 3,” jelas Bupati.

Ia mengambil contoh hingga pada Selasa (22/09/2021) kemarin kasus positif aktif sebanyak 138 orang. Sedangkan tambahan kasus hanya 8 orang.

“Sebaliknya angka sembuh meningkat Senin lalu 20 orang, kemarin 21 orang sembuh,” kata Sunaryanta.

Ia menyatakan membaiknya kondisi tersebut tak lepas dari dukungan banyak pihak. Terutama dari masyarakat yang bersedia mengikuti aturan PPKM yang diterapkan pemerintah.

Adapun saat ini vaksinasi COVID-19 masih terus digencarkan guna mengejar target sasaran 70 persen dari populasi penduduk. Pelaksanaannya melibatkan dukungan dari unsur TNI dan POLRI.

“Sejauh ini, vaksinasi di Gunungkidul sudah mencapai 60 persen lebih,” ujar Sunaryanta.

Sementara itu, Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty sebelumnya menyampaikan bahwa kemarin Bed Occupancy Rate (BOR) tinggal 16,3 persen. Jumlah bed pasien covid-19 pun kini mencapai 116 unit dari yang sebelumnya 160 unit.

“Bed dan tenaga kesehatan saat ini bisa dipergunakan lagi untuk penanganan non-COVID,” kata Dewi.

Adapun secara kumulatif, Gunungkidul mencatatkan 17.686 kasus konfirmasi positif COVID-19. Total sudah 1.015 pasien meninggal dunia, namun warga sembuh sudah mencapai 16.534 kasus.

u6Dacb.md.jpg"
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: