u6Dacb.md.jpg

Mangkir dari Panggilan Polisi, Lurah Karangawen Diduga Gelapkan Uang Ganti Rugi JJLS Miliaran Rupiah

  • Bagikan

Wonosari,(lensamedia.co)–Pihak Kepolisian Resor Gunungkidul saat ini tengah menyelidiki kasus dugaan penggelapan uang ganti rugi JJLS di Kalurahan Karangawen, Kapanewon Girisubo. Uang pengganti tanah kas desa senilai miliaran rupiah diduga dibawa oleh lurah setempat, RS. Kendati begitu, dua kali pemanggilan polisi, ia selalu mangkir.

Kanit Tipikor Polres Gunungkidul, Iptu Wawan Anggoro mengatakan, pemanggilan dilakukan untuk klarifikasi penyelidikan. Namun begitu, dua kali pemanggilan yang bersangkutan tidak datang.

“Pertama dulu undangan klarifikasi juga ga datang, tadi juga undangan klarifikasi penyelidikan tidak datang lagi,” ujar Wawan Anggoro, Rabu (23/06/2021).

Ia mengatakan, dalam kasus tersebut pihaknya mendapat temuan pada tahun 2020 lalu. Saat itu pihaknya menemukan kejanggalan adanya uang Rp 1,8 miliar untuk pembangunan balai kalurahan.

“Kalurahan kan mendapatkan uang ganti rugi JJLS senilai sekitar Rp 7 miliar, kemudian yang dimasukan ke APBDes hanya Rp 1,8 miliar untuk pembangunan kantor balai desa saja. Selebihnya tidak dimasukan,” papar Wawan.

Lebih lanjut Wawan menjelaskan bahwa juga ada indikasi uang yang seharusnya masuk ke rekening kalurahan itu masuk ke rekening pribadi. Kendati begitu, dirinya belum mau menjelaskan lebih gamblang.

“Masih kita telusur (bagaimana uang bisa masuk ke rekening pribadi),” ucap dia.

Sementara itu, Plt Panewu Girisubo, Alsito mengatakan, Lurah Karangawen, RS sejak 2p Mei 2020 lalu juga meninggalkan ketugasan sebagai lurah setempat. Pihak kalurahan serta keluarga pun tidak mengetahui keberadaan RS saat ini.

“Memang lurah mennggalkan kalurahan, ndak bisa di kontak baik keluarga maupun pamong kalurahan,” tandas Alsito.

u6Dacb.md.jpg
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: