Laju Vaksinasi di Gunungkidul Melambat, BIN Gelar Sasar Sisir Vaksinasi di Enam Kapanewon

  • Bagikan

Gunungkidul,(lensamedia.co) — Laju capaian vaksinasi di Gunungkidul melambat, bahkan nyaris stagnan. Beberapa waktu lalu dalam sepekan capaian vaksinasi hanya ada penambahan 0,4 persen. Dari data yang terkumpul, enam Kapanewon di Gunungkidul angka capaianya juga tercatat masih dibawah 70 persen.

Enam Kapanewon itu adalah, Kapanewon Patuk, Semin, Saptosari, Tepus, Karangmojo dan Semanu.

Untuk mengejar target capaian di akhir tahun, maka Badan Intelejen Negara(BIN) dan Dinas Kesehatan(Dinkes) Gunungkidul menggelar program “Sasar Sisir Vaksinasi”. Setelah sebelumnya menyisir wilayah perbukitan utara, kali ini penyisiran vaksinasi menarget wilayah bagian selatan Gunungkidul yang memang mempunyai medan berbukit bukit.

“Hari ini, kami menyasar di Kapanewon Saptosari, dengan target 500 sampai dengan 1000 sasaran,” terang Eko Susilo, perwakilan BIN DIY, Gunungkidul, Kamis(15/12/2021).

Eko menyebut untuk Kapanewon Saptosari ini sudah merupakan agenda ke tiga dari ‘Pekan Sasar Sisir Warga Belum Vaksin’ yang digagas Tim Mobile Vaksin BIN bersama Dinkes Gunungkidul. ini.

“Tim kami tidak hanya mendekat ke titik mobilisasi, namun juga mengerahkan armada bus untuk menjemput warga terjauh ke titik vaksinasi terdekat,” lanjut Eko.

Eko melanjutkan, peran Panewu dan Puskesmas Saptosari, Kalurahan dan Kader kesehatan sangat penting untuk memobilisasi warga yang belum tervaksin.

“Kita mobilisasi ke titik terdekat. Jika masih kurang maksimal, kami kerahkan armada bus untuk menjemput”, lanjut Eko.

Upaya ini menurut Eko, berhasil diterapkan di Kapanewon Purwosari yang sebelumnya urutan 2 terendah. Dengan mobilisasi jejaring kader tingkat Kalurahan, juga armada penjemputan, saat ini Purwosari capaian vaksinasinya sudah tertinggi.

“Pengalaman mobilisasi di Purwosari, kami coba terapkan di Saptosari. Panewu ambil tongkat komando, para Lurah gerakan kader, dan didukung Babin serta Bhabinkamtibmas”, tutup Eko.

Panewu Saptosari, Akirno menyatakan apresiasi atas upaya BIN dan Dinkes dalam upaya mengejar target vaksinasi di wilayahnya. Namun demikian memang ada beberapa kendala yang ditemui terkait penyelenggaraan vaksinasi di GOR Kepek Saptosari.

“Target Vaksinasi menyasar 7 Kalurahan, yaitu Planjan, jetis, Kanigoro, Ngloro, Krambilsawit, Monggol dan Kanigoro, terdata sebanyak 500 sasaran, yang hadir 138 orang, tervaksin 133, tertunda karena sebab lain ada 5 orang,” terang Akirno.

Akirno menyebut, prosentase jumlah yang datang memang kecil dibanding yang terdata, salah satu sebabnya karena memang masing masing kalurahan sudah mengagendakan vaksinasi

Hal yang lain, terdapat masalah data dobel, sasaran sudah meninggal, dan kekeliruan dalam entri data, sehingga capaian Saptosari masih rendah.

“Dengan perbaikan data dan berbagai langkah strategis yang dilakukan BIN dan Dinkes Gunungkidul, kami optimis target di Saptosari akan segera tercapai,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: