u6Dacb.md.jpg

Lahan Bekas Bangunan SD Karangmojo I Diduga Dicaplok Mantan Lurah

  • Bagikan

Paliyan,(lensamedia.co)–Mantan Lurah Kalurahan Grogol, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul saat ini menjadi perbincangan warga. Pasalnya lurah yang menjabat tahun 1996-2014 itu diduga mengambil hak atas tanah SD Karangmojo 1.

Salah satu warga yang enggan disebut namanya dalam pemberitaan mengatakan, berubahnya status tanah tersebut terjadi saat regrouping SD Karangmojo 1 pada Tahun 1998 silam. Hal tersebut dikarenakam sekolah mangkrak dan bangunan terpaksa di robohkan.

“Atas alasan penyelamatan aset, justru tanah diduga diatas namakan mantan lurah kan tidak etis,” kata warga Grogol tersebut, Selasa (20/07/2021).

Hal itu pun nampaknya diamini oleh Badan Musyawarah Kalurahan (Bamuskal) Kalarahan Grogol, Samingun. Dirinya menjelaskan bahwa saat itu status tanah SD Karangmojo 1 memang sengaja disertifikatkan atas nama mantan lurah. Hal itu dilakukan untuk memenuhi kuota pemutihan sertifikat dari BPN.

“Katanya untuk memenuhi kuota padahal masyarakat saat itu banyak yang belum memiliki sertifikat,” katanya.

Sebagai Bamuskal upaya penyelesaian kasus tersebut terus dilakukan. Namun hingga saat ini belum menemukan titik terang. Samingun mengatakan ada masyarakat yang akan mengirim surat kepada bupati agar masalah ini cepat selesai.

“Ada yang akan melaporkan masalah ini ke bupati, menunggu waktu yang tepat,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh anggota Bamuskal lainnya, Setya Budi Santoso. Ia mengatakan, tanah SD Karangmojo 1 merupakan tanah pemberian warga. Tanah tersebut diberikan sekitar Tahun 1950. Tanah memang sengaja diatas namakan lurah untuk upaya penyelamatan aset.

“Setelah SD bubar karena regrouping tanah tidak digarap demi penyelamatan sertifikat dibuat atas nama bapak Sugiyarto,” katanya.

Sertifikat tanah kata Budi dibuat pada Tahun 2009 saat ada proyek Ajudikasi dari BPN. Sugiyarto bahkan sudah membuat surat pernyataan bahwa pembuatan sertifikat tersebut murni sebagai penyelematan aset.

“Supaya tidak timbul masalah dari keluarga ada surat kuasa yang menyatakan tanah ini milik desa. Tapi sampai saat ini sertifikat masih atas nama pak Sugiyarto,” paparnya.

Sugiyarto, Lurah Desa yang menjabat dari tahun 1996 – 2014 serta Carik Kalurahan Grogol, Luminto Hadi saat dikonfirmasi media memilih tidak menjawab. Wartawan mencoba menghubungi melalui pesan whatsapp dan selular tapi tidak mendapatkan jawaban.

u6Dacb.md.jpg
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: