Lagi, Warga Rongkop Bunuh Diri di Dapur Rumah

  • Bagikan

Rongkop,(lensamedia.co)–Dalam kurun waktu satu hari ini tercatat ada 2 kasus gantung diri di Kabupaten Gunungkidul. Selain di Kapanewon Tepus, seorang warga Padukuhan Slawu, Kalurahan Pucanganom, Kapanewon Rongkop ditemukan tewas tergantung di dalam dapur rumah. Adalah Kiswanto, lansia berusia 70 tahun itu diduga mengalami depresi karena berselisih dengan cucu yang mengalami gangguan mental.

Kanit Reskrim Polsek Rongkop Aipda Priyo mengungkapkan, Kiswanto ditemukan pertama kali oleh iatrinya sendiri, Tukinem (69). Saat itu, sekitar jam 04.45 WIB, saksi tersebut hendak menuju ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu.

Namun ketika hendak masuk dapur, pintunya terkunci. Ia pun belum menaruh curiga dengan adanya pintu terkunci tersebut.

Lantas dirinya berinisiatif lewat pintu samping. Namun karena kondisi gelap karena lampu dapur mati, ia justru menyenggol sesuatu.

“Saksi kemudian meraba benda apa yang ia senggol, ternyata itu adalah kaki suaminya sendiri. Dia kemudian berteriak hiteris sehingga warga berkumpul,” ucapnya.

Warga yang datang berusaha memberikan pertolongan. Namun ternyata Kiswanto sudah dalam kondisi meninggal dunia. Pihak kepolisian yang mendapat kabar tersebut langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

“Kita lakukan pemeriksaan. Di tubuhnya tidak ada tanda kekerasan. Ciri-cirinya tubuh sudah kaku, masih lengkap dengan pakaian diperkirakan meninggal sudah 2 jam sebelum ditemukan,”paparnya.

Menurutnya selama ini tidak ada permasalahan yang dihadapi. Hanya saja sering berselisih dengan salah seorang cucunya yang memiliki keterbelakangan mental. Sehingga sering terjadi cek cok dan cucunya mengamuk.

“Kemungkinan penyebabnya karena itu (sering berselisih). Dari pihak keluarga sudah menerima dan akan segera dilakukan pemakaman,”imbuh Kanit Reskrim.

“Tahun lalu korban juga berusaha gantung diri. Tapi karena ketahuan oleh keluarga jadi berhasil digagalkan,” tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: