u6Dacb.md.jpg

Klaster Hajatan Bermunculan, Lebih dari 600 Orang dalam Perawatan

  • Bagikan

Wonosari,(lensamedia.co)–Klaster hajatan kembali muncul di Kabupaten Gunungkidul. Hal tersebut kian menambah jumlah pasien dalam perawatan. Hingga Selasa (15/06/2021) ini, Dinkes Gunungkidul mencatat ada lebih dari 600 orang menjalani perawatan.

Sebelumnya diketahui, dua klaster hajatan yang cukup menggemparkan yakni klaster hajatan Jeruken, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang dan Klaster Padukuhan Karangtengah, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus. Kali ini, Dinkes Gunungkidul mendapat informasi penambahan klaster hajatan di Bumi Handayani.

“Ada tambahan klaster hajatan di Kapanewon Nglipar, tapi saya belum bisa sampaikan secara rinci klaster anyar itu,” ucap Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty.

Adanya klaster tersebut menyumbang penambahan kasus covid-19 pada hari ini hingga mencapai 136 kasus baru, 3 orang meninggal terkonfirmasi positif, dan 33 pasien dinyatakan sembuh. Sehingga total kasus dalam perawatan berjumlah 686 orang.

“Yang isoma 649 OTG dan keluhan ringan
Sisanya dirawat di RS bergejala sedang dan berat,” terang Dewi.

Sementara itu, Panewu Tepus, Alsito mengatakan, lonjakan kasus di Padukuhan Karangtengah terjadi akibat klaster hajatan. Adapun acara ini berlangsung pada 8 Juni lalu. Saat itu, salah satu anggota keluarga yang menggelar hajatan mengeluhkan sakit hingga dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Petugas medis saat itu juga melakukan swab kepada yang bersangkutan. Namun karena sampai hari H pelaksanaan hajatan hasilnya belum keluar.

“Saat acara berlangsung, tidak ada yang tahu kalau positif corona karena hasil tes belum ada dan baru keluar 12 juni,” kata Alsito saat dihubungi wartawan.

Saat hasil swab keluar, upaya tracing secara maraton dilakukan terhadap anggota keluarga maupun warga yang ikut hajatan. Selama tiga hari penelusuran kontak mulai 12-14 juni ada puluhan warga yang telah dilakukan pengetesan corona.

“Hasilnya ada 43 orang yang dinyatakan positif corona,” terang Alsito.

u6Dacb.md.jpg
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: