Kasus Positif di Gunungkidul Terus Menurun, 4 Kapanewon Tercatat Nol Kasus

  • Bagikan

Wonosari,(lensamedia.co)–Angka kasus Covid19 di Gunungkidul saat ini dalam tren membaik. Ada 4 Kapanewon/Kecamatan yang mencatat 0 kasus atau tidak ada warga yang dirawat akibat terkonfirmasi Covid-19. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawaty menyebut bahwa untuk kasus harian memang ada penurunan yang signifikan.

“Hari ini kasus terkonfirmasi bertambah 11 kasus, sembuh 3 kasus, dan meninggal 1 kasus. Adapun total kasus terkonfirmasi sejak awal Pandemi sebanyak 17745 kasus, untuk kesembuhan mencapai 16613 kasus. Untuk dalam perawatan masih 113 kasus, dan meninggal total ada 1019 kasus,” ungkap Dewi, Selasa(28/09/2021).

Lebih lanjut Dewi mengatakan, secara umum, untuk sebaran kasus tertinggi yaitu di Kapanewon Wonosari sebanyak 27 warga masih dirawat, Ponjong 13 orang warga masih dirawat, dan Kapanewon Panggang dan Karangmojo masing-masing 11 orang warganya masih dirawat.

“Untuk Kapanewon yang tidak memiliki warga terkonfirmasi positif adalah Girisubo, Ngawen, Tanjungsari, dan Tepus,” terangnya.

Untuk kasus harian tertinggi terjadi pada 10 Juli 2021 lalu, dimana dilaporkan ada 3431 pasien dalam perawatan.

Meski kasus harian terus melandai, Dewi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak abai terhadap protokol kesehatan. Selain itu saat ini pihaknya terus menggencarkan vaksinasi.

“Dari data kami, hingga 23 September 2021 untuk dosis pertama mencapai 72,53 persen, dan dosis kedua 27,47 persen. Untuk target sendiri yakni 70 persen dari 595.145 penduduk Gunungkidul,” pungkas Dewi.

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Gunungkidul, Diah Prasetyorini mengatakan, program Vaksinasi Covid19 memang terus dikebut untuk bisa mencapai herd immunity. Untuk itu, setiap hari ditargetkan bisa menyuntikan vaksin terhadap 9.000 warga.

“Tidak hanya puskesmas untuk layanan, tapi dengan vaksinasi massal bisa dilaksanakan di Kapanewon, Kalurahan hingga tempat-tempat wisata,” ujarnya.

Dengan strategi memperbanyak lokasi penyelenggaran Vaksinasi, maka target 9.000 warga divaksin setiap harinya diharapkan bisa tercapai.

u6Dacb.md.jpg"
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: