Kasus Covid Melonjak, Ruangan ICU RSUD Wonosari Penuh

  • Bagikan
Foto salah satu bangunan di rsud Wonosari

Wonosari,(lensamedia.co)–Lonjakan kasus covid-19 di Gunungkidul terjadi beberapa waktu belakangan ini. Akibatnya, ruang perawatan untuk pasien terkonfirmasi semakin menipis, terlebih untuk ruang ICU.

Salah satunya diungkapkan oleh Direktur RSUD Wonosari, Heru Sulistyowati. Ia mengatakan sejak dua minggu terakhir ruangan ICU yang berjumlah 4 tempat tidur selalu penuh.

Ia mengatakan ada 44 tempat tidur, dengan rincian 1 tempat tidur untuk ibu bersalin, 2 tempat tidur untuk bayi jika ibunya suspek atau terkonfirmasi positif. Selain itu, 41 tempat tidur dewasa dan anak untuk pasien terkonfirmasi Positif dan suspek.

“Untuk RSUD Wonosari sekarang tinggal 1 tempat tidur untuk pasien confirm, dan 2 tempat tidur untuk pasien suspect,” kata Heru Kamis (17/6/2021) petang kemarin.

Ia menambahkan, untuk ruang ICU di RSUD Wonosari berjumlah 4 tempat tidur. Namun begitu sejak 2 minggu teakhir ini selalu penuh.

“Memang penuh terus, karena banyak pasien yang kondisinya kritis,” jelas Heru.

Lebih lanjut dikatakan, melihat laporan dari DIY hal serupa juga terjadi di rumah sakit lainnya. Selama ini yang dirawat di RS hanya gejala sedang, berat, dan kritis. Untuk tanpa gejala dan ringan melakukan isolasi mandiri.

“Kalau sedang, dan jika kritis kami rawat di ICU. Kalau penuh dirawat diruang biasa kami gunakan alat-alat seperti ICU,” ucap Heru.

Ia mengatakan nantinya pihaknya akan memaksimalkan ruangan isolasi jika dalam kondisi darurat. Hal itu dikarenakan ada kamar yang bisa digunakan dua tempat tidur. Namun jika tetap penuh dan RS swasta penuh, maka bisa menggunakan ruangan lantai dua IGD.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan, untuk hari ini ada penambahan 144 kasus, dari jumlah tersebut ada 3 orang meninggal dunia. Kasus sembuh hari ini ada 34 orang. Sehingga total sampai, saat ini 4109 kasus, sembuh ada 3073 kasus. Untuk yang masih dalam perawatan sebanyak 852 kasus.

Untuk sebagian besar pasien perawatan melakukan isolasi mandiri. Sisanya dirawat di RS rujukan. Total ada 93 tempat tidur baik dari RSUD maupun RS swasta.

“Saya akan meminta teman-teman di rumah sakit untuk menambah tempat tidur, 30 persen sampai 20 persen dari faskes tersebut,” kata Dewi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: