Jumlah Ketersediaan Tempat Tidur di RS Menipis, Pemerintah Siapkan Opsi

  • Bagikan

Wonosari,(lensamedia.co)–Melonjaknya kasus covid-19 di Gunungkidul berdampak pada peningkatan penggunaan tempat tidur di sejumlah rumah sakit rujukan. Bahkan pemerintah menyebut peningkatan mencapai dua kali lipat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, peingkatan penggunaan tempat tidur isolasi sampai saat ini mencapai dua kali lipat dibanding biasanya. Adapun total tempat tidur isolasi di Gunungkidup hanya berjumlah 90 bed di 4 RS rujukan covid-19.

“Biasanya tempat tidur terpakai 20 sd 30 persen. Sekarang 65 persen,” ucap Dewi, Rabu (16/06/2021).

Kendati demikian, dirinya menjelaskan bahwa untuk semetara waktu ketersediaam tempat tidur ini masih bisa teratasi. Selain itu, saat ini shelter sudah tersedia di setiap kapanewon di Gunungkidul.

“Tempat tidur masih bisa teratasi, tetapi memang ada peningkatan pemakaian,” ujar Dewi.

Terkait dengan penambahan ruang isolasi, pihaknya juga telah menyiapkan opsi jika nantinya diperlukan. Namun dirinya tidak menyebut berapa tempat tidur yang akan ditambah.

Sebelumnya, Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto menyebut untuk shelter sudah ada di 18 kapanewon dan 4 RS di Gunungkidul. Hal ini untuk mengantisipasi meningkatkatnya kasus covid-19. Hari ini, pihaknya menggelar rapat koordinasi menykapi munculnya beberapa klaster di Gunungkidul.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: