Ini Dia Daftar Lurah Incumbent Yang Bertumbangan Dalam Pilur Serentak 58 Kalurahan di Gunungkidul

  • Bagikan

Gunungkidul, (lensamedia.co)– Pesta demokrasi pemilihan lurah yang dihelat serentak hari ini, Sabtu(30/10/2021), di 58 kalurahan di Gunungkidul, diwarnai tumbangnya para petahana yang maju lagi mengikuti kontestasi.

Kabid Pemerintahan Desa, DP3AKBP&D Gunungkidul, Kriswantoro saat dihubungi menyatakan, bahwa angka Petahana yang kalah terbilang cukup tinggi.

“Hampir separo, dari 43 yang maju kembali ada 19 petahana yang kalah dalam pemilihan,” terang Kriswantoro, Minggu(30/10/2021).

Dari Kapanewon Playen, tercatat ada tiga petahana yang tumbang. Supraptono, Lurah Kalurahan Bleberan kalah dari rivalnya, Bambang Fajarudin. Supraptono memperoleh 1637 suara, sementara Bambang Fajarudin memperoleh 1804 suara. Kontestasi head to head ini dimenangkan oleh Bambang dengan selisih 167 suara.

Di Kalurahan Getas, Pamuji dengan perolehan suara 877, harus mengakui keunggulan Saekat yang berhasil memenangi kontestasi dengan perolehan 1117 suara. Di Kalurahan Plembutan, Edi Supriyanti juga harus mengakui keunggulan Sukono, Edi memperoleh suara 1329 dan Sukono 1780.

Dari hasil pencermatan DP3MD&D, 19 petahana yang tumbang adalah Lurah Tancep, Kapanewon Ngawen, Lurah Nglanggeran, Kapanewon Patuk, Lurah Getas, Bleberan, Plembutan, Kapanewon Playen.

Di Kapanewon Wonosari, ada Lurah Karangtengah, Lurah Nglindur, Kapanewon Girisubo. Kapanewon Ponjong dua petahana yang kalah, yaitu Lurah Sawahan dan Kenteng.

Kemudian Lurah Jatiayu, Kapanewon Karangmojo; Lurah Karangsari, Kemejing, Kapanewon Semin; Lurah Kemiri, Kapanewon Tanjungsari. Di Kapanewon Panggang ada dua yaitu Lurah Giriharjo dan Girikarto. Lurah Tepus, Kapanewon Tepus; Lurah Dadapayu, Kapanewon Semanu; dan lurah Pengkol, Kapanewon Nglipar.

Lebih lanjut Kriswantoro menyatakan, bahwa setelah pemilihan ini, para lurah petahana yang kalah masih harus tetap menjalankan ketugasannya sampai dengan berakhirnya masa jabatan mereka di bulan Desember 2021.

“Untuk pelantikan lurah terpilih, dijadwalkan akan diselenggarakan pada 17 Desember 2021 mendatang. Pelantikan lurah periode 2021-2027 tersebut tidak diselenggarakan secara serentak,” lanjutnya.

Yang akan dilantik serentak adalah 56 Lurah pada 17 Desember 2021 mendatang. Sedangkan untuk Semoyo dan Pengkol akan dilantik pada 30 Desember sesuai dengan berakhirnya masa jabatan lurah-lurah tersebut.

“Kami juga mengapresiasi kinerja tim di tingkat TPS, Kalurahan hingga Kabupaten dan petugas pengamanan yang siaga sejak sebelum terselenggaranya pencoblosan, sehingga semuanya berjalan lancar dan kondusif,” pungkas Kriswantoro.

u6Dacb.md.jpg"
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: