Gunungkidul Tempati Urutan Tertinggi Kedua Angka Kemiskinan di DIY Tahun 2021

  • Bagikan

Gunungkidul,(lensamedia.co)- Di tahun 2021, angka kemiskinan di Gunungkidul menempati urutan kedua setelah Kabupaten Kulonprogo di DIY. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat di Gunungkidul tercatat 17,69 persen penduduknya masuk dalam kategori miskin. Ada kenaikan 0,62 persen dibanding tahun 2020 lalu yang tercatat 17,07 persen.

Namun begitu, meski mengalami kenaikan, dari seluruh Kabupaten/kota di DIY, Kabupaten Gunungkidul menempati urutan kedua tertinggi setelah Kabupaten Kulonprogo dengan angka kemiskinan penduduk tercatat 18,38 persen.

“Angka totalnya 17,69 persen penduduk Gunungkidul di tahun 2021 tergolong miskin,” terang Rintang Awan Eltribakti, Kepala BPS Gunungkidul, Selasa (28/12/2021).

“Kalau secara jiwa, ada sekitar 135.330 ribu warga yang masuk dalam kategori kelompok ini dari seluruh total populasi,” imbuh Rintang lagi.

Rintang juga menyebut, bahwa angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Gunungkidul pada tahun 2021 masih termasuk terendah di DIY, meski angka kenaikannya tergolong tinggi.

“IPM Gunungkidul tahun ini mendapatkan skor 70,16 menurut hasil kajian BPS. Angka ini masuk dalam klasifikasi “Tinggi”, namun di DIY, skor IPM Gunungkidul merupakan yang terendah,” ungkapnya.

Lebih lanjut Rintang menyatakan bahwa pihaknya telah memaparkan data data hasil kajian ini ke Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

“Harapannya, data ini bisa menjadi rujukan dalam perencanaan berbagai program pemerintah Gunungkidul sebagai pemangku kebijakan,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Sunaryanta menyatakan bahwa Pemkab terus berupaya untuk menekan angka kemiskinan di Gunungkidul ini, termasuk untuk lebih meningkatkan skor IPM.

“Kami terus melakukan upaya dan inovasi berbagai program yang menyasar masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan,” terang Sunaryanta.

Terkait IPM, Bupati menyatakan, meski masih termasuk terendah di DIY, namun sebetulnya angka kenaikannya sudah termasuk kategori baik, karena klasifikasi kenaikannya tergolong tinggi.

“Kami akan terus berupaya lewat program program yang saat ini terus berjalan,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: