“Gunungkidul Sadar Pondasi”, Program Pengelolaan Data, Sebagai Dasar Efektivitas Pembangunan

  • Bagikan

Gunungkidul(lensamedia.co)– Pemerintah Daerah Gunungkidul melaunching program “Gunungkidul Sadar Pondasi”( Gunungkidul satukan data sasaran pembangunan daerah berbasis sistem informasi). Program ini bertujuan untuk mewujudkan pengelolaan data pembangunan daerah Gunungkidul yang lebih baik menuju satu data.

Untuk mewujudkan hal ini, BPPD melaksanakan penggalangan komitmen Kepala OPD dan Lurah se-Kabupaten Gunungkidul dalam mensukseskan Gerakan “Gunungkidul Sadar pondasi” yang di launching di ruang Nayyotama, Rabu (29/09/2021)

Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto menyatakan, berdasarkan SK Bupati : 125/KPTS/2021 diambil dari data SIKAB GUMERGAH bahwa jumlah rumah yang tidak layak huni di Gunungkidul sebanyak 21.758 dan jumlah jamban belum layak sebanyak 10.989.

“Dari data tersebut harapannya setiap kalurahan memiliki peta data yang memudahkan Pemerintah dalam membuat program yang lebih terarah dan terukur untuk masyarakat,” terang Wakil Bupati memberi arahan pada kesempatan tersebut.

Heri melanjutkan, validitas data ini sangat penting sebagai dasar penentuan program, sehingga program pemerintah terkait pengentasan kemiskinan akan lebih terarah dan fokus, tidak salah sasaran.

“Kalau kita punya peta data yang rinci dan valid, akan banyak potensi yang bisa kita lakukan, kami minta masing masing Lurah harus memiliki peta data yang cepat dan terukur” lanjutnya.

Tujuan jangka panjang dari program ini adalah terwujudnya data seluruh populasi rumah tangga dan individu serta terwujudnya satu data di Kabupaten Gunungkidul sehingga kelompok sasaran intervensi program kegiatan pembangunan semakin luas dan jelas.

“Dengan ini, ke depan akan bisa terwujud efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,” tandas Wakil Bupati.

Adapun usulan terakomodir dalam dokumen perencaan menggunakan data BNBA dalam SIDA SAMEKTA tahun 2021 antara lain kegiatan pemberian Stimulan Bedah Rumah sejumlah 626KK, penyediaan jamban sehat bagi KK miskin sejumlah 818KK, penyediaan penampungan air hujan sejumlah 294KK, dan penyediaan Septic tank bagi KK miskin sejumlah 167KK.

Kegiatan ini ditandai dengan penandatangan komitmen oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dan Kepala Dinas Sosial Gunungkidul tentang pengelolaan data dengan memanfaatkan sistem Informasi yang ada di Kabupaten Gunungkidul.

u6Dacb.md.jpg"
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: