u6Dacb.md.jpg

Gerbong Mutasi Bergerak, Bupati Gunungkidul Rotasi 11 Pejabat Eselon II

  • Bagikan

Wonosari,(lensamedia.co)– Sabtu (28/08/2021) pagi, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta melakukan pengambilan sumpah jabatan bagi pejabat eselon II di lingkup Pemkab Gunungkidul. Ada 11 pejabat yang resmi dilantik dan langsung dibebani tugas untuk menahkodai OPD untuk percepatan pemulihan ekonomi.

Adapun 11 pejabat yang dilantik yakni Sigit Purwanto yang dulunya menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat kini menduduki jabatan menjadi Asisten Adminitasi Umum. Kepala Inspektorat Daerah Sujarwo kini menduduki jabatan barunya sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan  Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD), Eddy Praptono yang semula menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman bergeser menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan.

Kepala Dinas Sosial Siwi Iriyanti dipindah tugaskan menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Asti Wijayanti digeser menjadi Kepala Dinas Sosial. Sekretaris DPRD Agus Hartadi digeser dalam jabatan barunya menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik. Wahyu Nugroho yang semula menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan dipindah tugaskan menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika,  sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika yang lama yakni Kelik Yuniantoro dipindah menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Johan Eko Sudarto yang semula menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian diamanahi menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Staf Ahli Bupati Bidang Sosial Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Siti Isnaini Dekoningrum dipindah tugaskan menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, yang terakhir adalah Stah Ahli Bupati Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik Heri Sukaswandi digeser bertugas menjadi Sekretaris DPRD Kabupaten Gunungkidul.

Pengambilan sumpah janji dalam rotasi Jabatan Tinggi Pratama di Kabupaten Gunungkidul sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. Yaitu disusai dengan SK bupati No. 59/UP/KEP.D/D4
Tentang pengangkatan dalam jabatan tinggi Pratama Pegawai Negeri sipil Pemerintahan Gunungkidul.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengungkapkan mutasi dan rotasi merupakan  hal yang biasa dalam susunan kepemerintahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Menyikapi dinamika yang ada, mutasi rotasi JTP ini disesuaikan dengan pertimbangan urgensinya. Dimana pejabat eselon II harus memimpin OPD yang mereka ampu, sehingga program-programnya dapat terealisasi. Inovasi dan kreatifitas juga sangat dibutuhkan, termasuk ketertiban dalam menahkodai ASN di OPD mereka.

“Pejabat yang ditempatkan di masing-masing OPD ini diharapkan bisa turut membantu merealisasikan visi misi Bupati dengan terobosan yang dimiliki. Tentunya dalam penempatan kami sesuaikan dengan kompetensi masing-masing,” ungkap Sunaryanta.

Pertimbangan urgensinya, diantaranya karena adanya sejumlah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di OPD-OPD yang belum terisi, sehingga harus ditempatkan pimpinan yang akan “menakhodai” OPD dalam melaksanakan program-program strategis guna mendukung terwujudnya visi dan misi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

“Saya harap teman-teman dapat melakukan adaptasi atau transisi cepat untuk bisa memaksimalkan kinerja dalam peran pembangunan Gunungkidul dan berjalannya birokrasi usai pelantikan ini,” terang dia.

Sekretaris Daerah Drajad Ruswandono mengungkapkan, dalam rotasi mutasi jabatan ini pemerintah melakukan assesmen sesuai dengan dedikasi, integritas,prestasi, kapasitas dan loyalitas setiap pegawai. Ia juga menyampaikan setelah pelantikan JTP akan segera disusul dengan rotasi mutasi eselon III dan IV yang mana saat ini masih dalam proses.

“Masih dalam proses di Bupati. Kami pastikan tidak bisa di intervensi,” ucap Drajad.

u6Dacb.md.jpg
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: