Diculik di Masjid, Anggota Hadroh Dianiaya dan Dipaksa Mengaku Mencuri

  • Bagikan

Ponjong,(lensamedia.co)–Kasus dugaan persekusi terjadi di wilayah Kapanewon Ponjong, Minggu (19/06/2022) malam. T warga Padukuhan Ngrombo2, Kalurahan Karangmojo yang duduk bangku SMP itu diculik dan dianiaya oleh sekelompok orang agar mengaku menjadi pelaku pencurian tabung gas pada tanggal 14 Juni 2022.

Informasi yang berhasil dihimpun lensamedia.co, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu malam tadi. T pelajar kelas 7 itu dihampiri saat berada di masjid Nurul Huda, Susukan4, Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong oleh temannya dengan alasan untuk membeli bensin sekitar pukul 23.00 WIB.

Namun ia justru di bawa ke sebuah rumah yang berisi sejumlah warga setempat. Di lokasi itu, T kemudian menadapat sejumlah pukulan hingga bibir dan hidungnya mengeluarkan darah.

Aksi penganiayaan itu pun juga terekam kamera bahkan sampai beredar di masyarakat. Adapun tujuan penganayaan itu diduga dilakukan agar T mengaku melakukan aksi pencurian tabung gas pada 14 Juni 2022 lalu.

Hal itu pun dibenarkan oleh pihak keluarga korban, yakni Nur warga Susukan 4. Nur mengku cukup kaget dengan kabar itu. Pasalnya, T sendiri dalam kurun waktu yang dituduhkan melakukan aksi pencurian berada di bawah pengawasan pengasuh hadroh.

“Pada tanggal itu, keponakan saya (T) aktif kegiatan masjid. Bahkan dia dibawah penawasan pengasuh hadroh,” kata Nur, Senin (20/06/2022).

Nur menjelaskan, dari pengakuan korban, ia dipaksa mengaku melakukan aksi pencurian tabung gas. Sedangkan, T sendiri tidak menlakukan aksi pencurian.

“Karena dibawah tekanan, ia terpaksa mengaku. Karena dipukuli oleh sejumlah orang. Padahal ada orang lain yang telah mengaku melakukan aksi pencurian,” jelas Nur.

Nur menambahkan, saat ini pihak keluarga telah melakukan visum di puskesmas setempat. Pihak keluarga pun akan melakukan upaya pelaporan atas kejadian tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Ponjong, Kompol Yulianto ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kasua itu. Namun saat ini pihak kepolisian masih melakukan pelidikan.

“Saya sudah perintahkan unit reskrim untuk laks lidik dalami adanya kasus tersebut,” ucap Kapolsek.

lensamedia
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: