Dewan Desak Bupati Segera Buka Kawasan Wisata

  • Bagikan

Wonosari, (lensamedia.co)– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul mendesak bupati untuk segera melonggarkan kegiatan di sektor pariwisata yang selama ini masih di tutup. Pasalnya, saat ini capaian vaksinasi di Bumi Handayani sudah cukup tinggi. Selain itu, dibukanya kawasan wisata telah mendapat restu dari pusat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho. Menurutnya, berdasarkan instruksi dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga menjadi Ketua Tim Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi bahwa Bupati diminta untuk melakukan langkah-langkah pemulihan ekonomi.

Ia menjelaskan, perintah tersebut diberikan saat pertemuan antara Airlangga dan Bupati Gunungkidul Sunaryanta beberapa hari lalu di Hotel Tentrem Yogyakarta. Heri pun menyatakan mendengar langsung serta ikut hadir dalam pertemuan itu.

“Saya dengar sendiri perintah itu, bahwa Bupati diminta segera melakukan langkah-langkah memulihkan ekonomi,” kata Heri.

Ia menceritakan, saat itu, Airlangga menyampaikan bahwa Gunungkidul sudah tergolong PPKM Level 2. Namun saat ini, masih bertahannya di Level 3 sendiri karena termasuk aglomerasi DIY.

“Sebab capaian vaksinasi di Kabupaten Bantul masih rendah, kalau bisa ditingkatkan maka DIY bisa ke Level 2,” ujar Heri.

Untuk itu, dirinya berharap Sunaryanta selaku bupati segera menindaklanjuti perintah Airlangga. Meski saat ini kondisi COVID-19 di Gunungkidul terbilang melandai, pihaknya merasa bupati belum bergerak cepat mengambil keputusan.

Heri mengkhawatirkan jika nantinya masyarakat turun ke jalan, lantaran terlalu lama menunggu kebijakan pemerintah. Apalagi ia menyebut ada rencana pengibaran bendera putih yang dilakukan oleh pelaku wisata.

“Masyarakat saat ini tidak butuh menunggu Bantul untuk turun Level, selak mati,” katanya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul Sunyoto tak menampik adanya rencana tersebut. Ia juga membenarkan bahwa pihaknya sudah menyampaikan surat itu ke bupati.

“Surat itu kami buat antar beberapa asosiasi,” jelasnya.

u6Dacb.md.jpg"
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: