Dampak La Nina, BMKG Perkirakan Curah Hujan Tahun Ini Naik 60 Persen

  • Bagikan

Gunungkidul,(lensamedia.co)– intensitas hujan yang tinggi beberapa hari terakhir ini mengguyur wilayah Yogyakarta, termasuk wilayah Gunungkidul. Akibatnya, sejumlah wilayah mengalami dampak dari derasnya hujan, termasuk dampak bencana, baik banjir maupun tanah longsor.

Naiknya curah hujan ini memang telah diprediksi oleh Stasiun Klimatologi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (Staklim BMKG), Yogyakarta. BMKG memperkirakan, akibat pengaruh siklus La Nina, curah hujan bisa bertambah sampai 60 persen.

Seperti yang disampaikan oleh Reni Kraningtyas, Kepala Staklim BMKG DIY. Reni menyampaikan tingginya curah hujan selama 2 hari terakhir ini memang dipengaruhi oleh fenomena siklus La Nina, dengan kategori sedang-rendah yang tengah terjadi sejak akhir Oktober lalu.

“Hasil monitoring kami memang menunjukan ada anomali ambang batas La Nina pada suhu permukaan laut di wilayah Pasifik tengah. Normalnya, ambang batasnya di suhu -0,5 derajat Celcius namun saat ini menjadi -0,8 derajat Celcius,” terang Reni, Kamis(11/11/2021).

Menurutnya, perubahan ini menyebabkan curah hujan meningkat 20 sampai 60 persen dari rata-rata normal.

“Biasanya, saat bulan November, DIY akan mendapat curah hujan 300-400 milimeter per bulan, jadinya ada tambahan sekitar 60 persen dari ukuran curah hujan tersebut,” lanjutnya.

Reni juga menyebut, bertambahnya curah hujan ini, selain pengaruh La Nina juga disebabkan oleh gangguan tekanan udara rendah di barat daya Sumatra serta fenomena MJO (Madden Julian Oscillation) di Samudra Hindia.

“Hal ini juga berpengaruh pada Konvergensi massa udara pun di wilayah Jateng-DIY,.sehingga menyebabkan intensitas potensi hujan menjadi lebih tinggi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki menyampaikan, bahwa dampak La Nina di Gunungkidul memang sudah terjadi. Edy menyebut bahwa pihaknya sudah menerima laporan dan menangani beberapa kejadian bencana, baik banjir, genangan air hingga tanah longsor.

“Kami terus monitoring dan melakukan pendataan terhadap bencana yang terjadi, sampai sejauh ini belum ada laporan korban jiwa, beberapa kerugian materi juga sudah kami catat,” terang Edy.

BPBD Gunungkidul juga sudah menerjunkan personil dan relawan untuk membantu penanganan bencana yang terjadi.

“Kami tetap menghimbau seluruh komponen masyarakat untuk tetap waspada, karena curah hujan tinggi ini, diperkirakan bisa sampai awal tahun depan,” pungkas Edy.

u6Dacb.md.jpg"
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: