Capaian Booster di Gunungkidul Masih Rendah, Begini Kata Dinkes

  • Bagikan

Wonosari,(lensamedia.co)–Capaian vaksinasi dosis III atau booster di Kabupaten Gunungkidul tergolong masih rendah dibanding dengan wilayah lain di DIY. Hal ini diduga terjadi karena minat masyarakat mengikuti vaksinasi menurun.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengakui capaian booster di Kabupaten Gunungkidul sendiri saat ini masih terbilang rendah. Mengacu pada data, hingga awal Juli ini capaian booster di Gunungkidul baru mendekati 30 persen.

Capaian ini termasuk salah satu yang terendah di DIY.

“Penyebabnya karena minat masyarakat rendah,” kata Dewi, Rabu (13/07/2022).

Pihaknya berusaha melakukan upaya untuk mengenjot capaian vakasinasi. Salah satunya dengan melakukan koordinasi dengan pemangku wilayah tiap.

“Kita berupaya menjalin komunikasi dengan pemangku wilayah agar meningkatkan minat masyatakat untuk vaksinasi,” ujarnya.

Dewi juga menyatakan akan lebih mendekatkan pelayanan vaksinasi COVID-19 hingga tingkat pedukuhan. Pasalnya, salah satu kendala vaksinasi di Gunungkidul adalah kondisi geografis hingga jangkauan wilayah.

Ia pun berharap upaya menggenjot capaian vaksinasi ini turut difasilitasi pemerintah kapanewon hingga kalurahan. Sementara pihaknya mengarahkan seluruh fasilitas kesehatan (faskes) agar rutin melayani vaksinasi.

“Kantor kami juga melayani vaksinasi COVID-19 untuk masyarakat setiap hari Kamis,” kata Dewi.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Sunaryanta berharap agar masyarakat melakukan vaksinasi. Sebab saat ini pemerintah pusat mewajibkan dosis booster vaksin COVID-19 sebagai syarat perjalanan mulai Juli 2022 ini.

lensamedia
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: