Bobol Rumah Tetangga, Seorang Residivis Kembali Berurusan Dengan Polisi

  • Bagikan

Karangmojo, (lensamedia.co)– Seorang residivis bernama LR alias M (35), terpaksa harus berurusan kembali dengan pihak berwajib. LR diketahui membobol rumah milik Pardiyo (57), warga Padukuhan Gunungsari, Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo, yang tak lain adalah tetangganya.

LR ditangkap tanpa perlawanan oleh jajaran unit Reskrim Polsek Karangmojo pada hari Rabu (3/10/2021) lalu saat bersantai di rumahnya.

Kapolsek Karangmojo, Kompol Agus Sunarno menyatakan bahwa perbuatan pelaku dilakukan pada 29 Oktober 2021 lalu. Aksi pencurian ini dilakukan pada siang bolong, sekitar pukul 11.30WIB saat rumah korban dalam keadaan kosong.

“Antara pelaku dan korba memang masih tetangga,” terang Agus, Jumat (5/11/2021).

Saat itu, pelaku mengetahui bahwa pemilik rumah sedang berada di ladang, sehingga rumah dalam keadaan sepi. Pintu rumah depan dalam keadaan tidak terkunci, sehingga pelaku bisa dengan mudah masuk dan melakukan aksinya.

“Pelaku mengambil uang tunai Rp. 400 ribu yang berada di dalam tas, di samping itu, pelaku juga mengambil sebuah amplop yang di dalamnya ada ATM beserta kode PIN nya,” lanjut Kapolsek.

Korban memang menuliskan kode PIN ATM nya di secarik kertas karena dia sering lupa angka kode saat hendak mengambil uang dengan ATM.

Mendapatkan kartu ATM beserta kode PIN di dalamnya, LR kemudian mengambil uang di dalamnya sebanyak tiga kali dengan jumlah totalnya Rp. 5.500.000. Pengambilan pertama sebanyak Rp. 2,5 juta, pengambilan kedua sebanyak Rp. 2,5 juta, dan pengambilan ketiga sebanyak Rp. 500 ribu.

Berdasar sejumlah petunjuk dan barang bukti, Print out buki tabungan dan rekaman CCTV ATM, akhirnya penyelidikan polisi mengarah pada LR, yang rumahnya tak jauh dari rumah korban.

“Pelaku kami tangkap dirumahnya tanpa perlawanan, dan mengakui semua perbuatannya,” lanjut Kapolsek.

Dari keterangan yang berhasil diperoleh, LR sendiri pernah melakukan pencurian uang pada tahun 2012 lalu di Kapanewon Wonosari dan sempat mendekam di jeruji besi selama 3 bulan.

Pelaku ternyata juga pernah terlibat pencurian uang dan emas di Kapanewon Karangmojo pada bulan Agustus 2021 lalu, dan terakhir pencurian uang serta ATM kemarin.

Uangnya hasil pencurian sudah habis digunakan untuk membayar angsuran motor, membayar hutang bank, dan untuk keperluan pribadi,

“Pelaku kami kenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkas Kapolsek. (EP)

u6Dacb.md.jpg"
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: