u6Dacb.md.jpg

BOB Fasilitasi Pelaksanaan Vaksinani COVID-19 untuk Pelaku Wisata di Geosite Ngingrong

  • Bagikan

Wonosari,(lenamedia.co)–Badan Otorita Borobudur (BOB) berkerjasama dengan Pemkab Gunungkidul menggelar vaksinasi massal di kawasan wisata Ngingrong, Kalurahan Mulo, Kapanewon Wonosari, Rabu (28/07/2021) pagi. Hal ini sebagai upaya akselerasi program vaksinasi pemerintah guna mencapai target 70 persen dari total jumlah penduduk.

Direktur Pemasaran BOB, Agus Rochiyardi mengatakan, vaksinasi kali ini terpusat di dua titik di wilayah DIY, yakni di di obyek wisata Hutan Pinus Mangunan Kabupaten Bantul dan di destinasi wisata Ngingrong untuk Kabupaten Gunungkidul. Pelaksanaan vaksinasi bagi pelaku wisata dan ekonomi kreatif (ekraf) DIY ini merupakan bagian dari upaya Badan Otorita Borobudur dalam menyiapkan ketahanan SDM bidang pariwisata dan ekraf di DIY.

“Pagi ini, kami melaksanakan vaksinasi serentak di 2 destinasi wisata, yaitu Pinus sari Mangunan dan Geosite Ngingrong Gunungkidul dengan target peserta vaksinasi masing-masing 500 peserta,” kata Agus disela pelaksanaan vaksinasi di Geosite Ngingrong, Rabu siang.

Ia menambahkan, percepatan vaksin mutlak dilaksanakan agar kekebalan komunitas bisa meningkat. Sehingga pelaku wisata dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) lebih percaya diri serta siap menerima kunjungan wisatawan dan memberikan rasa aman bagi pelaku dan wisatawan yang nantinya berinteraksi.

“Selain itu juga sebagai upaya untuk menunjukkan bahwa Provinsi DIY serius dalam upaya menuju herd immunity sehingga ekonomi DIY dapat kembali bangkit, diantaranya dimulai dari sektor pariwisata.

Menurut dia, kegiatan inovasi pelaksanaan vaksinasi di destinasi pariwisata memiliki fungsi ganda yaitu promosi destinasi dan promosi kesehatan.

“Semoga semua upaya yang telah dilakukan bersama dapat membawa hasil terbaik. Tetap semangat dan jangan lupa untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan (5M),” ajak Agus.

Semengara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di destinasi wisata masih terus berjalan dan terus dijadwalkan. Pelaksanaannya juga menggandeng berbagai pihak termasuk pengelola wisata. Hingga saat ini, sebagian besar pelaku wisata telah menerima vaksin.

“Dengan dilaksanakan di destinasi wisata banyak warga atau pelaku wisata yang bersedia datang. Lebih baik animonya daripada di fasilitas kesehatan (faskes),” ungkapnya.

Senada dengan Dewi, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menyebutkan, capaian vaksinasi di Gunungkidul saat ini mendekati 30 persen.

“Selain vaksinasi massal di tempat wisata, kami juga menggalakkan vaksinasi di kantor serta menyasar rumah-rumah warga,” ungkapnya.

u6Dacb.md.jpg
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: