Berhasil Ungkap Kasus Penusukan Gadis di Mulo, Polisi Ancam Pelaku dengan Hukuman Seumur Hidup

  • Bagikan
Foto dok Satreskrim Polres Gunungkidul

Wonosari,(lensamedia.co)–Jajaran Polres Gunungkidul berhasil menangkap pelaku penusukan kepada Rizkyana Sugesti Candrahati (22) warga Keruk III, Banjarejo, Tanjungsari yang terjadi pada Sabtu (16/04/2021) lalu. Dua orang pelaku yakni RA (33) warga Banjarnegara dan RU (39) warga Ngalang, Gedangsari.

Informasi yang berhasil dihimpun lensamedia.co pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan usai korban melakukan pelaporan ke Mapolres Gunungkidul. Saat itu juga, petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Seiring berjalannya waktu, petugas kemudian menemukan titik terang ihwal ciri-ciri serta keberadaan pelaku penusukan terhadap Rizkyana tersebut. Baru pada Selasa (25/05/2021) petugas lantas menangkap keduanya di rumah RU di Ngalang, Kapanewon Gedangsari.

Ketika dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riyan Permana membenarkan perihal tersebut. Kendati demikian, pihaknya belum bisa menyampaikan sejumlah data secara rinci.

“Rencana kita akan rilis, baru kita siapkan,” ujar Riyan kepada lensamedia.co, Selasa (15/06/2021).

Pun demikian ketika disinggung mengenai modus dan motif pelaku, Kasat Reskrim belum dapat menyampikanya. Namun dirinya menyebut bahwa antara korban dan pelaku memang tidak saling kenal.

“Mereka tidak saling kenal, hanya pernah ketemu sekali,” ucap dia.

Dalam informasi yang dipublish di akun resmi instagram @satreskrimresgunungkidul, petugas berhasil mengamankan barang bukti yaitu 1 unit sepeda motor Yamaha N-Max sebagai sarana pelaku melakukan penganiayaan. Pelaku sendiri akan dikenakan pasal 340 KUHP jo Pasal 53 KUHP sub Pasal 353 KUHP sub Pasal 351 KUHP jo Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara atau penjara seumur hidup.

Sementara itu, korban atas nama Rizkyana ketika dikonfirmasi membenarkan kabar penangkapan tersebut. Dirinya telah mendapat informasi dari pihak kepolisian bahwa pelaku kejahatan yang dilakukan kepada dirinya telah ditangkap pihak kepolisian.

“Sudah mendapat kabar penangkapan tersebut. Terimakasih kepada pihak kepolisian yang telah menangani kasus saya ini,” ucap dia.

Senada dengan Kasat Reskrim, Rizkyana juga mengaku tidak mengenal kedua pelaku. Untuk itu dirinya meminta kepada aparat penegak hukum unuk mengusut secara tuntas masalah tersebut.

“Saya tidak kenal dan tidak pernah bertemu dengan pelaku sebelumnya. Tapi teman saya pernah bertemu, motif para pelaku ini apa ada siapa dibalik kejadian ini mohon diungkap,” pungkas dia.

Sebagaimana diketaui sebelumnya, peristiwa nahas yang dialami oleh Rizkyana tersebut bermula sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu Rizky mengendarai sepeda motor Honda Genio dengan nomor polisi AB 2167 VM dari arah Tanjungsari menuju kantornya di wilayah Kota Wonosari.

Sesampainya di sebelah utara SMPN 3 Wonosari, ada seorang pengendara NMAX dengan postur tubuh lumayan tambun menikam dari belakang. Awalnya, Rizkyana tidak sadar jika punggungnya bersimbah darah. Rizky tetap mengendarai sepeda motornya hingga sampai kantor.

Namun sesampainya di kantor dirinya melihat ada darah di punggungnya. Saat itu dirinya kemudian dilarikan ke rumah sakit.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: