Batu Raksasa Di Purwosari Kembali Berpotensi Longsor, Sudah Retak Dua Bagian

  • Bagikan

Purwosari, (lensamedia.co)– Batu raksasa berukuran lebih kurang 30 meter kubik yang longsor di Padukuhan Jurug, Kalurahan Giricahyo, Kapanewon Purwosari beberapa waktu lalu sudah selesai di evakuasi. Namun saat ini, warga mengkhawatirkan kejadian ini terulang lagi, bahkan batu yang kedua ini ukurannya lebih besar dari sebelumnya.

Dukuh Padukuhan Jurug, Irman Sutrisno menyampaikan, bahwa batu kedua yang juga berpotensi longsor ini sekarang keadaanya sudah retak menjadi dua bagian.

“Ukurannya lebih besar, kurang lebih 40 meter kubik, berada di bukit dengan ketinggian kurang lebih 15 meter dari jalan,” terang Irman, Rabu (17/11/2021).

Irman menyebut, batu pertama yang longsor akibat hujan deras, terjadi pada Kamis (11/11/2021) lalu, batu ini menutup akses jalan masuk ke padukuhan.

Petugas sampai harus menggunakan alat berat untuk mengevakuasi batu yang longsor ini, karena dengan tertutupnya akses, warga harus menggunakan jalur alternatif memutar untuk keluar masuk dusun.

Menurut Irman, kekhawatiran warga akan longsornya batu yang lebih besar ini sudah agak lama, pihaknya juga sudah melaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul.

Karena dinilai sangat rawan, maka oleh BPBD, lokasi ini sudah dicek dan dipasangi alarm sejak dua tahun yang lalu, untuk antisipasi terjadi longsoran.Namun yang longsor kemarin malah batu yang beda lokasi.

“Kami tidak tahu, apakah saat ini alarm masih berfungsi atau tidak,” lanjutnya.

Irman menambahi, bahwa di bawah tebing tempat batu ini berada, ada satu rumah warga yang sangat beresiko jika batu benar benar longsor. Untuk itu pihaknya berharap agar BPBD segera mengecek keberadaan alarm longsor ini, sehingga sehingga ketika ada bahaya bisa diantisipasi sejak dini.

“Warga kami yang rumahnya berada di daerah rawan longsor juga sudah kami himbau agar lebih waspada, saat ini curah hujan juga masih tinggi,” pungkasnya. (Ep)

u6Dacb.md.jpg"
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: