Atlet Gunungkidul di Cabor Sambo Sabet Medali Perak PON Papua

  • Bagikan

Wonosari,(lensamedia.co)–Atlet Gunungkidul kembali berjaya di ajang PON XX Papua. Setelah medali emas dan perak putra putri dari Cabor Jalan cepat, kali ini atlet Cabor Sambo yang juga putra daerah Gunungkidul berhasil menyumbang medali Perak untuk kontingen DIY.

Medali perak disumbangkan oleh Shella Abdillah Sunjaya(31), warga Padukuhan Semanu Utara, Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu. Atlet yang sehari-hari berprofesi sebagai Guru di MTs N 3 Gunungkidul itu meraih medali perak di Cabang Olahraga Sambo.

Shella menyatakan bahwa keikutsertaannya dalam ajang PON XX 2021 ini menjadi sebuah pengalaman yang sangat penting baginya.

“Olahraga Sambo memang belum begitu populer di Gunungkidul, dengan perolehan medali ini, semoga membawa kemajuan untuk Sambo,” terang Shella, Senin(11/10/2021).

Shella menyebut, keberhasilannya dalam menyumbang medali perak ini tak lepas dari latihan rutin dan dukungan berbagai pihak, serta doa dari masyarakat Gunungkidul.

“Ini menjadi semangat tersendiri untuk kebangkitan olahraga Sambo khususnya di Kabupaten Gunungkidul, saya optimis kedepan Sambo di Gunungkidul lebih baik dan dapat meraih prestasi di ajang – ajang olahraga tingkat lokal maupun Nasional,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Sambo Indonesia (Persambi) Kabupaten Gunungkidul Heri Listyantoro menyatakan apresiasi yang setinggi tingginya atas prestasi anggota olahraga Sambo Gunungkidul itu.

“Perwakilan atlet dari Gunungkidul yang tergabung di Kontingen DIY sudah memberikan yang terbaik, kami memang telah berlatih keras untuk PON ini,” kata Heri.

Heri menyebut, pemusatan latihan dilakukan hampir satu setengah bulan, dia juga berkesempatan untuk menyaksikan secara langsung pertandingan yang digelar pada Jumat(09/10/2021) kemarin.

“Kami sebagai pengurus sangat mengapresiasi prestasi ini,” lanjutnya

Heri juga menyebut, ajang PON ini sebagai sarana untuk belajar kepada para terutama kepada para atlit atlit senior, jebolan Sea Games maupun kejuaraan internasional Sambo lainnya.

“Dengan ini, kita akan semakin paham peta dan pola yang ada di Sambo, kombinasi dan modifikasi Judo, Gulat dan Jujitsu, ini penting untuk menjadi fondasi membangun tim atlit yang solid baik Litbang dan Binpres,” pungkasnya.

u6Dacb.md.jpg"
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: