Atlet Asal Gunungkidul Raih Medali Emas Diajang Internasional di Bahrain

  • Bagikan

Patuk,(lensamedia.co)–Elsa Dewi Saputri(18), warga Padukuhan Ngembes, Kalurahan Pengkol, Kapanewon Patuk, berhasil menorehkan prestasi yang sangat membanggakan. Di ajang Asean Youth Para Games(AYPG) Internasional 2021 di Bahrain, Elsa berhasil menyabet medali emas pada Cabor Angkat Berat.

Pertandingan sendiri digelar pada Minggu(6/12/2021) di Khalifa Sport City Stadium Isa Town, Bahrain. Elsa turun pada kelas pertandingan +86 kg putri.

“Penampilan Elsa memukau dewan juri, lantaran usianya masih dibawah 20 tahun dan mampu mengangkat beban di atas 80 kg,” terang Untung Subagyo Asisten pelatih Angkat berat DIY, saat dihubungi Selasa(6/12/2021).

Untung melanjutkan, biasanya, di kelas event Youth, angkatan dibawah 50 kg, tapi Elsa mampu mengangkat sampai 80 kg, dan ini menjadikan Elsa menyabet medali emas.

Pada porsi latihannya, Untung menyebut, kendati Elsa masih berusia 18 tahun, dan masih duduk duduk di kelas XII SMA 1 Patuk, namun dia memang dipersiapkan untuk ajang kelas Pemuda.

“Sejak awal memang atlet ini dipersiapkan untuk tampil di Peparnas Senior,” imbuh Untung.

Perasaan bangga bercampur haru juga terlontar dari Agus Purwanto, bapak dari Elsa. Agus menyatakan bahwa anak semata wayangnya ini memang mempunyai kemauan keras dalam berlatih. Dia mulai berlatih sejak setahun yang lalu di Sasana berlatih milik atlet Untung Subagyo.

“Alhamdulilah, berkat latihan dan kerja keras anak saya dapat meraih prestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa,” terang Agus.

Agus menyatakan, berbekal semangat yang membara dari putrinya untuk bisa berprestasi, dia selalu mendukung, mengantarkan dan menunggui anaknya untuk berlatih.

Pada debut pertama, di ajang Peparnas XVI Papua di kelas 86+ beberapa waktu lalu, Elsa sudah menunjukkan prestasi, dia berhasil menyabet medali perak dalam ajang tingkat Nasional itu.

“Saya dukung penuh. Saya antar jemput setiap hari selama latihan di Logandeng. Untuk kendala saat ini belum ada, hanya tempat latihan yang masih kurang luas,” imbuhnya.

Penulis: Edi Padmo
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: