u6Dacb.md.jpg

Atasi Permasalahan Air, PDAM Tirta Handayani Akan Optimalkan Sumur Bor

  • Bagikan
Foto dok PDAM Tirta Handayani

Wonosari,(lensamedia.co)–Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani berencana akan memfungsikan kembali sumur bor yang selama ini mati suri. Hal ini tak lain untuk mengatasi kekurangan air bersih di Kabupaten Gunungkidul.

Direktur Utama, PDAM Tirta Handayani, Toto Sugiharto mengatakan, opsi tersebut dipilih karena melihat potensi sumur bor dibeberapa wilayah memiliki debit air yang tinggi. Kendati demikian, saat ini masih belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Beberapa pekan lalu kita sudah melakukan pumping test untuk mengetahui debit air tanah yang diproduksi,” ucap Toto.

Ia menjelaskan, sebaran sumur bor yang mati suri terdapat di wilayah tengah dan zona utara Gunungkidul. Pumping tes sendiri sudah dilakukan di sumur bor Tawarsari, Duwet dan Pacing.

“Disumur bor pacing kita mendapatkan debit air 10 liter per detik. Jika ini bisa dimanfaatkan dapat mengaliri wilayah kota Wonosari khusunya pada wilayah yang pengaliran air masih bergantian,” terang Toto.

Sementara pumping test juga dilakukan di sumur bor duwet yang mendapatkan debit 11 liter perdetik. Melihat potensi yang ada tersebut jika air diangkat maka akan mampu mencukupi wilayah kota wonosari bagian selatan dan barat.

“Untuk sumur bor diwilayah kalurahan pacing, sumur bor ini dulu diangkat menggunakan kindir namun saat ini mangkarak dan akan coba kita fungsikan kembali,” paparnya.

Toto juga menerangkan, di zona utara Gunungkidul terdapat sumur bor yang memiliki debit air yang cukup besar yakni sumur bor duwet dan songgilap.

“Untuk memgungsikan kembali dua sumur ini PDAM Tirtahandayani tengah mengajukan listrik dari PLN harapanya segera bisa diangkat dan mencukupi kebutuhan pelanggan,” katanya.

u6Dacb.md.jpg
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: