Antisipasi Omicron Masuk Ke Gunungkidul, Dinkes Teliti Sampel Swab Pasien Terkonfirmasi Baru

  • Bagikan

Gunungkidul,(lensamedia.co)–Setelah sempat mencatatkan nol kasus baru Covid19 selama tiga hari di Kabupaten Gunungkidul, pada Kamis(13/1/2022) kemarin dilaporkan kembali satu kasus konfirmasi positif. Kasus baru ini adalah warga Kapanewon Playen yang diketahui sebelumnya sebagai suspect.

Untuk antisipasi masuknya varian Omicron ke Gunungkidul, Dinas Kesehatan Gunungkidul langsung mengirim sampel Swab kasus baru ini ke laboratorium di Yogyakarta untuk diteliti lebih lanjut.

“Sampel Swab sudah kami kirimkan ke laboratorium di Yogyakarta untuk memastikan apakah ini varian Omicron atau tidak,” terang Dewi Irawaty, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul pada acara kick off vaksinasi Booster, Jumat(14/1/2022).

Menurut informasi yang di dapat, lanjut Dewi, warga ini terpapar setelah salah satu anggota keluarganya kembali dari perjalanan ke luar daerah.

“Kondisinya memang bergejala Covid19, dan saat ini pasien dalam perawatan di RSUD Wonosari,” imbuhnya.

Terkait hal ini, Dewi mengatakan hingga kini pelacakan (tracing) oleh petugas Puskesmas Kapanewon Playen masih terus dilakukan, namun untuk hasil tracing Dewi mengaku pihaknya belum menerima laporan karena prosesnya sampai saat ini masih berjalan.

“Varian Omicron memang penularannya lebih cepat, tapi untuk pencegahan atau penanganan pasien terpapar tidak jauh beda dengan varian varian yang lain,” ungkap Dewi.

Untuk itu, Dewi meminta masyarakat untuk tetap waspada dan jangan lengah dalam penerapan protokol kesehatan. Menurutnya dengan semakin longgarnya segala jenis kegiatan masyarakat, tentu hal ini menjadikan potensi terpapar akan lebih besar.

“Tetap jaga Prokes, termasuk dalam hal mobilitas masyarakat dari dan ke luar daerah harus lebih hati hati,” tandas Dewi.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan percepatan vaksinasi akan lebih diupayakan untuk meminimalisir potensi lonjakan kasus baru. Ia juga meminta Dinkes memantau ketat kasus aktif baru ini.

“Jangan lengah dan kendor dalam penerapan Prokes, Covid19 sangat dekat dengan kehidupan kita sehari hari, sebisa mungkin jangan sampai varian Omicron ini masuk Gunungkidul,” kata Bupati.

Penulis: Edi padmo
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: