Anggota Polisi yang Hilang saat Mancing Ditemukan Tewas Mengapung di Pantai Banyunibo

  • Bagikan

Girisubo,(lensamedia.co)–Korban laka laut yang dilaporkan jatuh dan hilang saat memancing di tebing pantai Grendan, Jepitu Girisubo, akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan, Senin pagi(4/10/2021).

Korban, Anggit kriswahyudi (33), warga Padukuhan Punukan, Kalurahan Wates, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulonprogo berhasil dievakuasi oleh tim SAR sekitar pukul 09.45 WIB.

Korban ditemukan mengapung di wilayah Pantai Banyunibo, Gunungkidul, berjarak kurang lebih 1 Mil sebelah barat dari Lokasi Kejadian Musibah(LKM).

Koordinator SAR Satlinmas wilayah I, Sunu Handoko menyatakan korban berhasil dievakuasi ke darat menggunakan perahu Jungkung sekira pukul 10.00 WIB.

“Senin pagi petugas SAR yang sedang melakukan pencarian melihat benda mencurigakan di perairan Banyutibo, dari hasil identifikasi kemudian dipastikan itu adalah korban, setelah itu petugas melakukan evakuasi dengan menggunakan perahu Jungkung,” terang Sunu, Senin siang.

Evakuasi yang dilakukan sempat mengalami kendala akibat angin kencang dan ombak tinggi, dan akhirnya jenazah dapat dievakuasi sekitar pukul 10 siang. Setelah dievakuasi, jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan sebelum diserahkan ke pihak keluarga di Kulonprogo.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, korban bernama Anggit Kriswahyudi(43), anggota polisi yang masih berdinas aktif di Polres Kulonprogo, warga Punukan, Wates, Kulonprogo sedang memancing bersama beberapa temannya, sejak hari Sabtu sore(02/10/2021).

Kejadian berawal saat korban datang ke rumah temannya, yang berada di Jepitu, Rongkop hari Sabtu(2/10/2021) sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah datang, korban masih menunggu beberapa teman yang lain, dan setelah berkumpul 6 orang, mereka kemudian berangkat ke spot mancing tebing Grendan.

Korban bersama 6 orang temannya kemudian menitipkan helm dirumah warga tersebut dan melakukan perjalanan ke spot mancing tebing Grendan dengan mengendarai sepeda motor.

“Sekitar pukul 16.00WIB korban bersama 6 orang temannya tiba dilokasi spot mancing dan dalam waktu semalaman korban melakukan giat memancing, namun pada hari minggu, 03 Oktober 2021 pukul 05.30 wib korban terpeleset jatuh ke laut dan terbawa arus ke timur,” kata Koordinator SAR Satlinmas setempat, Sunu Handoko.

Mengetahui temannya terjatuh dan terbawa arus teman korban kemudian menghubungi warga dan dilaporkan ke SAR untuk meminta pertolongan.

Tim SAR kemudian segera mengirimkan personil ke TKP dengan jalur darat maupun dengan jalur laut menggunakan perahu.

u6Dacb.md.jpg"
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: