Napi Kasus Penggelapan Meninggal Mendadak, Diduga Terkena Serangan Jantung

  • Bagikan

Wonosari, (lensamedia.co)– Sigit Purwanto, warga binaan Rutan Kelas II B Wonosari, diketahui meninggal dunia pada Minggu (14/11/2021) sore kemarin. Pria yang terjerat kasus penggelapan mobil ini diketahui merasakan sakit di Lapas dan sempat mendapat perawatan medis, sebelum akhirnya meninggal dunia di RSUD Wonosari.

Marjiyanto, Kepala Rutan Kelas II B Wonosari, saat dikonfirmasi membenarkan adanya salah seorang warga binaannya yang meninggal dunia.

“Sekitar pukul 17.15 WIB, Sigit mengeluh sakit perut kepada petugas. Komandan jaga kemudian menelpon perawat lapas untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan medis,” terang Marjiyanto, Senin (15/11/2021).

Setelah mendapat perawatan medis di Lapas, kondisi Sigit tidak kunjung membaik, kemudian oleh petugas medis Lapas, dia dirujuk untuk penanganan ke RSUD Wonosari.

“Petugas medis kami hanya melakukan penanganan sekitar 15 menit, keadaanya semakin mengkhawatirkan, dan akhirnya dirujuk ke RSUD,” lanjutnya.

Beberapa saat dilakukan penanganan dan observasi petugas rumah sakit, keadaanya semakin memburuk, dan akhirnya dia meninggal di RSUD Wonosari.

Surat keterangan medis dari dari dokter di rumah sakit, menyatakan bahwa Sigit meninggal dunia terindikasi karena serangan jantung.

Sigit Purwanto diketahui adalah tahanan atas dua kasus perkara, dengan dua vonis yang berbeda yaitu 11 bulan dan 1 tahun penjara. Ia mulai menjalani masa tahanan pada bulan Maret lalu. Marjiyanto menyebut, untuk kelakuan warga binaannya ini selama di Lapas, terpantau selalu berperilaku baik dengan warga binaan lainnya ataupun dengan petugas.

“Dia itu jago main voli, hampir setiap sore dirinya olahraga Voli bersama dengan petugas dan napi lain,” imbuh dia.

Setelah dilakukan penanganan di rumah sakit jenazah kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (Ep)

u6Dacb.md.jpg"
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: